Ambon,sorotkabar.com -
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku mengamankan sebanyak 125 butir telur penyu dan lima butir telur burung maleo di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Pombo, guna melindungi satwa dilindungi tersebut dari ancaman gangguan alam maupun aktivitas manusia.
“Telur-telur yang sebelumnya berada di lokasi rawan di sepanjang pesisir pantai itu dipindahkan oleh petugas Resort TWA Pulau Pombo ke tempat yang lebih aman untuk memastikan proses penetasan dapat berlangsung dengan baik,” kata Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA Maluku Arga Chrystan, di Ambon, Rabu.
Petugas kemudian menguburkan kembali telur-telur tersebut di lokasi yang telah ditentukan, dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan kelestarian habitat alaminya.
Staf Resort Pulau Pombo, Abdullah Marasabessy, menjelaskan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya konservasi untuk menjaga keberlanjutan populasi satwa liar yang dilindungi di wilayah Maluku.
Menurut dia, pemindahan telur bukan sekadar proses relokasi, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan Pulau Pombo.
“Setiap butir telur menyimpan harapan akan kehidupan baru. Pengamanan ini dilakukan agar tetap terlindungi dari gangguan alam maupun aktivitas manusia,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, BKSDA Maluku terus berperan aktif dalam memastikan generasi penyu dan burung maleo dapat tumbuh dan berkembang secara alami, sehingga tetap mengisi ruang-ruang kehidupan di kawasan konservasi tersebut.
Upaya pengamanan ini juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BKSDA Maluku dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati di wilayah kepulauan Maluku.
Berdasarkan ketentuan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya bahwa, Barangsiapa dengan Sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi (Pasal 21 ayat (2) huruf a), diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta (Pasal 40 ayat (2)).(*)