Purwokerto,sorotkabar.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat akses pendidikan guna menurunkan angka anak tidak sekolah (ATS) yang masih cukup tinggi.
“Memang sekarang ini tantangan kita adalah masih tingginya anak yang tidak sekolah karena berbagai faktor, mulai dari ekonomi, domisili, sosial budaya, hingga faktor keamanan dan keterbatasan sarana prasarana,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu siang.
Ia mengatakan pemerintah berupaya menghadirkan pendidikan yang lebih mudah diakses (aksesibel) oleh seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai jalur, baik formal, nonformal, maupun informal.
Menurut dia, penguatan akses tersebut dilakukan melalui berbagai program seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), sekolah satu atap, program kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, serta sekolah terbuka.
“Bentuknya tidak harus selalu pendidikan formal, tetapi bisa melalui pendidikan nonformal dan informal agar lebih mudah diakses oleh masyarakat,” katanya.
Selain itu, kata dia, pemerintah juga memastikan pendidikan yang terjangkau (affordable) dengan memberikan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) kepada PKBM sesuai jumlah peserta didik.