pekanbaru,sorotkabar.com - Analis HSBC mengingatkan adanya potensi penurunan harga emas dunia pada paruh kedua 2026, meskipun logam mulia tersebut masih berpeluang menguat dalam jangka pendek.
Risiko koreksi dinilai meningkat apabila ketegangan geopolitik global mereda dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat mulai berubah.
HSBC merevisi proyeksi harga emas untuk enam bulan pertama 2026 dari US$ 5.000 menjadi US$ 5.050 per troi ons. Namun, bank asal Inggris itu menekankan bahwa kenaikan tersebut berpotensi bersifat sementara.
Untuk keseluruhan 2026, HSBC memperkirakan harga emas justru bisa terkoreksi hingga US$ 3.950 per troi ons, seiring berkurangnya faktor-faktor yang selama ini menopang reli emas.
Menurut HSBC, tekanan penurunan harga dapat muncul apabila risiko geopolitik global mulai mereda atau jika Federal Reserve menghentikan siklus pemangkasan suku bunga. Kedua faktor tersebut selama ini menjadi pendorong utama minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai.
“Kami memperkirakan kisaran harga emas yang cukup lebar, yakni antara US$ 3.950 hingga US$ 5.050 per troi ons untuk 2026, dengan estimasi harga akhir tahun di sekitar US$ 4.450 per troi ons,” tulis HSBC dalam risetnya.
HSBC menilai pergerakan harga emas sepanjang tahun akan diwarnai volatilitas tinggi, mencerminkan ketidakpastian arah ekonomi global dan kebijakan moneter negara-negara utama.
Meski memperingatkan risiko koreksi, HSBC mengakui masih terdapat faktor yang dapat menahan penurunan harga lebih dalam. Salah satunya adalah permintaan emas yang tetap kuat dari bank-bank sentral global.
“Kami percaya emas akan terus diuntungkan oleh permintaan bank sentral yang solid, kekhawatiran berkelanjutan terhadap pelemahan dolar AS, serta minat investor terhadap exchange-traded fund (ETF) berbasis emas,” tulis HSBC.
Dalam pandangan jangka panjang, HSBC masih mempertahankan proyeksi positif terhadap emas. Harga emas rata-rata diperkirakan mencapai US$ 4.625 per troi ons pada 2027 dan meningkat menjadi sekitar US$ 4.700 per troi ons pada 2028.(*)