Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Pekanbaru Panen 300 Butir Telur Ayam per Hari

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Pekanbaru Panen 300 Butir Telur Ayam per Hari
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru berhasil memanen sekitar 300 butir telur ayam setiap hari dari hasil peternakan ayam petelur yang dikelola di dalam lingkungan lapas.

Pekanbaru,sorotkabar.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru berhasil memanen sekitar 300 butir telur ayam setiap hari dari hasil peternakan ayam petelur yang dikelola di dalam lingkungan lapas.

Peternakan ayam itu dikelola lapas bersama warga binaan pemasyaralatan (WBP). Langkah itu sebagai upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. 

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto mengatakan, pogram tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan lokal, tetapi juga menjadi sarana pembekalan keterampilan praktis bagi WBP sebagai persiapan reintegrasi sosial setelah menjalani masa pidana.

Menurutnya, panen telur ayam ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional.

“Lapas Pekanbaru berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan yang menjadi arahan Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk terus diakselerasi. Panen telur ayam ini juga merupakan wujud keberhasilan program pembinaan kemandirian yang kami selenggarakan bagi warga binaan,” ujar Yuniarto, Jumat (9/1/2026).

Yuniarto menyebut, kegiatan peternakan ayam petelur ini tidak semata berorientasi pada produksi, melainkan juga sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kemandirian ekonomi WBP. 

Dengan keterbatasan lahan, pihaknya menerapkan teknologi sederhana, seperti penggunaan kandang modern, untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

“Kami berharap keterampilan yang diperoleh warga binaan dapat diterapkan setelah mereka kembali ke masyarakat. Ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat berwirausaha serta menghasilkan produk-produk agrobisnis yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui program pembinaan tersebut, Yuniarto menyatakan lapas Pekanbaru terus berupaya menghadirkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index