Riyadh,sorotkabar.com – Patroli keamanan di Makkah menangkap empat warga negara India dan Banglades terkait kasus penipuan dan penggelapan berkedok layanan haji palsu yang dipromosikan melalui platform media sosial.
Menurut laporan kantor berita Spa Oana, Sabtu (23/5/2026), otoritas Arab Saudi mengungkapkan para pelaku diduga menerbitkan iklan menyesatkan mengenai layanan haji untuk menarik para calon korban. Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita sejumlah kartu, dokumen, dan alat palsu yang digunakan dalam aksi penipuan tersebut.
Keempat tersangka kini telah ditangkap, diproses secara hukum, dan diserahkan kepada Kejaksaan Umum Arab Saudi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, dilansir dari Antara.
Selain itu, petugas keamanan haji juga menangkap lima warga Turki karena melanggar aturan musim Haji 1447 Hijriah. Kelimanya disebut mencoba memasuki dan tinggal di Makkah melalui jalan desa dan jalur lembah tanpa memiliki izin resmi haji. Otoritas Saudi menyatakan tindakan hukum telah diambil terhadap kelima warga tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pemerintah Arab Saudi memperingatkan masyarakat agar mematuhi seluruh aturan dan petunjuk pelaksanaan ibadah haji demi menjaga keselamatan dan keamanan para jemaah selama musim haji berlangsung.
Pihak berwenang juga menegaskan, setiap pelanggaran akan dikenakan sanksi hukum sesuai ketentuan yang berlaku di negara tersebut.
Selain itu, masyarakat diminta berpartisipasi menjaga keamanan dengan melaporkan setiap pelanggaran melalui layanan darurat 911 untuk wilayah Makkah, Madinah, Riyadh, dan Wilayah Timur, serta 999 untuk wilayah lainnya di Arab Saudi.(*)