Kantor Media Gaza Bantah Klaim BoP yang Sebut 602 Truk Bantuan Masuk

Kantor Media Gaza Bantah Klaim BoP yang Sebut 602 Truk Bantuan Masuk
Rabah/Dok RepublikaPenampakan badai pasir melanda wilayah Gaza sejak Sabtu (14/3/2026).

Gaza, sorotkabar.com -- Kantor media pemerintah Gaza pada Jumat (10/4/2026) membantah klaim utusan Dewan Perdamaian (Board of Peace) Nickolay Mladenov yang menyebut 602 truk bantuan memasuki Gaza sehari sebelumnya. Menurut kantor tersebut, hanya 207 truk yang masuk ke Gaza, 79 di antaranya membawa bantuan kemanusiaan.

Mladenov sebelumnya menyatakan di platform X bahwa "602 truk memasuki Gaza dengan pasokan penting bagi keluarga yang telah menunggu terlalu lama," seraya menilai hal itu sebagai bentuk perluasan akses bantuan.

Baca Juga :

Israel Bombardir Gaza Hampir Tiap Hari Sepanjang Serangan ke Iran

Sponsored

Dokter Syok! Penemuan Baru Soal Prostat Mengejutkan Semua Orang!

Menanggapi hal itu, kantor media Gaza menyebut angka tersebut "tidak benar, tidak akurat, dan tidak kredibel."

"Data untuk 9 April menunjukkan hanya 207 truk yang masuk ke Jalur Gaza, termasuk 79 truk bantuan," katanya, seraya menambahkan bahwa sisanya membawa barang komersial.

Baca Juga :

Kekuatan Baru, Kapal Greenpeace Gabung Global Sumud Flotilla Tembus Blokade Gaza, Ini Perannya

Kantor media Gaza menilai jumlah itu tidak memenuhi kebutuhan kemanusiaan dan tidak mencerminkan akses yang diperluas seperti yang diklaim oleh Mladenov. Mereka juga menyebut pelaksanaan protokol kemanusiaan oleh Israel dalam kesepakatan gencatan senjata belum melebihi 38 persen dari yang disepakati.

Pernyataan itu menegaskan bahwa "memutarbalikkan fakta tidak dapat menyembunyikan skala bencana" dan menyerukan intervensi internasional untuk melindungi warga sipil.

Menurut kantor media Gaza, kesepakatan gencatan senjata mengatur masuknya 600 truk bantuan per hari, termasuk 50 truk bahan bakar, tetapi realisasinya belum melampaui 38 persen.

Data Kementerian Kesehatan Palestina menunjukkan pelanggaran gencatan senjata sejak 10 Oktober 2025 telah menewaskan 736 orang dan melukai 2.035 lainnya hingga 18 Maret. Sejak Oktober 2023, perang Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina, melukai sekitar 172.000 orang, dan menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur sipil.

Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) disebut mendesak Hamas agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini, kata laporan media. New York Times, mengutip sumber, pada Senin (6/4/2026) menyampaikan bahwa Amerika Serikat menginginkan Hamas menyerahkan hampir semua persenjataannya serta menyerahkan peta jaringan terowongan bawah tanah di Jalur Gaza.

Kemudian, perwakilan dari kedua pihak akan bertemu di Mesir pada Selasa ini dalam rangka merampungkan kesepakatan demiliterisasi pada akhir pekan ini, meski jadwal pertemuan tersebut masih bisa berubah. November lalu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi Resolusi 2803 yang menyetujui implementasi rencana perdamaian Gaza yang disepakati Hamas dan Zionis Israel pada Oktober 2025.

Pada pertengahan Januari lalu, duta khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, mengumumkan pelaksanaan tahap kedua rencana perdamaian Gaza. Tahap tersebut mencakup penarikan tentara Zionis dari wilayah Gaza, pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), dan pendirian struktur pemerintahan baru untuk Gaza di bawah BoP yang dipimpin Trump.

Adapun Trump mengumumkan pendirian BoP pada Januari dan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung. Pertemuan perdana BoP berlangsung di Washington pada 19 Januari dengan dihadiri oleh perwakilan dari 20 negara. Meski dengan berjalannya transisi menuju tahap kedua rencana perdamaian Gaza yang disusun Trump, bentrokan dilaporkan masih terus terjadi antara kelompok pejuang Palestina dengan pasukan penjajah Zionis di Jalur Gaza.(*)

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index