IHSG Berpeluang Menguat setelah AS Tunda Serangan ke Iran

IHSG Berpeluang Menguat setelah AS Tunda Serangan ke Iran
Pergerakan IHSG di BEI. (Bursa Efek Indonesia/Istimewa)

Jakarta,sorotkabar.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (26/3/2026) setelah tekanan global mulai mereda.

 Penundaan rencana serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran dinilai menjadi faktor utama yang menenangkan pasar dan memicu kembali minat investor.

Sebelumnya, pasar global sempat bergejolak akibat ancaman militer dari Presiden AS Donald Trump terkait ketegangan di Selat Hormuz. Ancaman tersebut memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global dan membuat pelaku pasar cenderung mengambil posisi aman.

Namun, keputusan menunda aksi militer selama lima hari membuka ruang diplomasi dan meredakan tekanan di pasar keuangan global.

Praktisi pasar modal Hans Kwee menilai momentum ini datang pada waktu yang tepat, terutama setelah pasar saham sempat tertekan menjelang libur Lebaran.

"Sentimen global yang mereda terjadi pada waktu yang tepat sehingga memicu pembalikan arah pasar," ujarnya pada Rabu (25/3/2026).

Ia menambahkan, meredanya tensi geopolitik memberikan ruang bagi investor untuk kembali masuk ke pasar, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi besar yang sebelumnya terkoreksi cukup dalam.

Pada perdagangan hari ini, IHSG ditutup menguat 2,75% ke zona hijau. Hal itu mencerminkan respons positif pasar terhadap meredanya risiko global.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index