Pekanbaru,sorotkabar.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit bagi petani mitra swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami tren penurunan. Merosotnya nilai jual kernel di pasaran menjadi pemicu utama koreksi harga untuk periode Rabu (13/5/2026) hingga Selasa (19/5/2026) mendatang.
Penurunan paling terasa dialami oleh kelompok tanaman usia sembilan tahun yang terkoreksi sebesar Rp47,73 per kilogram atau sekitar 1,23 persen dibandingkan pekan lalu. Harga pembelian sawit di tingkat petani untuk sepekan ke depan kini berada di level Rp3.832,65 per kilogram.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Vera Virgianti menyebutkan skema penetapan harga ini tetap patuh pada regulasi terbaru. Hal tersebut diputuskan dalam rapat tim penetapan harga, Selasa (12/5/2026).
"Penetapan harga TBS kelapa sawit minggu ke-16 tahun 2026 telah menggunakan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025," ujar Vera Virgianti.
Ia menjelaskan bahwa anjloknya harga kernel sangat memengaruhi perhitungan akhir yang diterima petani, meskipun harga crude palm oil (CPO) sebenarnya mencatatkan kenaikan.
"Periode ini indeks K yang dipakai adalah 92,22 persen, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp69,63 per kilogram dan kernel minggu ini turun sebesar Rp1.253,00 per kilogram dari minggu lalu," paparnya.
Selama proses penetapan harga, beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) dilaporkan tidak melakukan transaksi penjualan. Oleh sebab itu, tim merujuk pada harga rata-rata atau acuan dari PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN). Berdasarkan data, harga rata-rata CPO KPBN dipatok Rp15.472,50 per kilogram dan kernel Rp15.525,00 per kilogram.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait memastikan tata kelola penetapan harga terus dibenahi. Langkah ini dinilai penting agar sistem yang berjalan tetap memberikan rasa keadilan, baik bagi para petani kelapa sawit maupun perusahaan mitra.
"Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Berikut rincian harga TBS kelapa sawit kemitraan swadaya Provinsi Riau periode 13–19 Mei 2026 berdasarkan kelompok umur tanaman:
* Umur 3 tahun: Rp2.972,21/Kg
* Umur 4 tahun: Rp3.311,85/Kg
* Umur 5 tahun: Rp3.551,00/Kg
* Umur 6 tahun: Rp3.686,86/Kg
* Umur 7 tahun: Rp3.770,36/Kg
* Umur 8 tahun: Rp3.815,65/Kg
* Umur 9 tahun: Rp3.832,65/Kg
* Umur 10–20 tahun: Rp3.794,46/Kg
* Umur 21 tahun: Rp3.732,20/Kg
* Umur 22 tahun: Rp3.660,04/Kg
* Umur 23 tahun: Rp3.577,97/Kg
* Umur 24 tahun: Rp3.515,71/Kg
* Umur 25 tahun: Rp3.464,77/Kg
* Umur 26 tahun: Rp3.446,37/Kg
* Umur 27 tahun: Rp3.418,08/Kg
* Umur 28 tahun: Rp3.364,31/Kg
* Umur 29 tahun: Rp3.324,69/Kg
* Umur 30 tahun: Rp3.234,12/Kg
Sebagai informasi pelengkap, perhitungan harga sepekan ke depan menggunakan patokan Biaya Operasional Tidak Langsung (BOTL) sebesar 0,62 persen. Sementara itu, acuan harga CPO ditetapkan sebesar Rp15.343,63 per kilogram, kernel Rp15.359,00 per kilogram, dan cangkang sawit Rp22,66 per kilogram.(*)