Pertamina Pastikan Stok Minyak di Kilang Aman, Produksi 1,1 Juta Bph

Pertamina Pastikan Stok Minyak di Kilang Aman, Produksi 1,1 Juta Bph
PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok minyak mentah (crude) di kilang perusahaan berada dalam kondisi aman dengan produksi mencapai 1,1 juta barel per hari. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Agus Triyono).

Jakarta,sorotkabar.com - PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok minyak mentah (crude) di kilang perusahaan berada dalam kondisi aman dengan produksi dalam kapasitas penuh mencapai 1,1 juta barel per hari (bph) dan level operasi normal sekitar 11-12 hari.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo menjelaskan persediaan tersebut merupakan bagian dari rantai pasok energi yang berjalan berkelanjutan.

Kendati, stok tersebut tidak hanya yang berada di kilang, tapi ada juga yang masih dalam perjalanan hingga proses pengeboran.

"Stok crude di kilang saat ini pada kondisi normal operation. Normal operation itu di antara 11 sampai 12 hari. Nah sisanya crude ada di mana? Ada di atas kapal yang sedang menuju ke kilang. Ada juga di lokasi subholding hulu yang melakukan pengeboran," ujarnya dalam Konferensi Pers Kesiapan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Senin (16/3).

Ia menegaskan jumlah tersebut bukan berarti pasokan akan habis setelah 12 hari. Pasalnya, suplai minyak mentah terus bergerak dalam sistem distribusi.

"Ini bukan berarti satu 12 hari terus habis. Ini satu rangkaian supply chain sebetulnya," jelasnya.

Menurut Mars Ega, untuk memastikan pasokan minyak mentah tetap terjamin, pemerintah juga memberikan dukungan dengan memprioritaskan pengolahan crude dalam negeri, baik milik pemerintah maupun kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) swasta, diarahkan untuk diolah di kilang Pertamina.

Langkah tersebut dilakukan guna memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam dalam negeri sekaligus memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat Indonesia.

"Nah ini kita memaksimalkan sumber daya alam yang ada di negara kita untuk kita olah di kilang Pertamina untuk sebesar-besar layanan energi kepada masyarakat Indonesia," pungkasnya.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index