Jalin Kerjasama dengan PT Indonesia Clean Energy untuk Penataan TPA Muara Fajar, Pemkot Pekanbaru Hemat Rp12 Miliar

Jalin Kerjasama dengan PT Indonesia Clean Energy untuk Penataan TPA Muara Fajar, Pemkot Pekanbaru Hemat Rp12 Miliar
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho meninjau TPA Muara Fajar, Minggu (4/1/2026).

Pekanbaru,sorotkabar.com – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, meninjau langsung perkembangan penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar, Kecamatan Rumbai Barat, Minggu (4/1/2025). Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan perubahan sistem pengelolaan sampah dari open dumping menuju controlled landfill dan sanitary landfill yang terintegrasi dengan pemanfaatan gas metana sebagai sumber energi listrik.

Dalam kunjungan tersebut, Agung didampingi Wakil Wali Kota, Markarius Anwar, Pj Sekda Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Plt Kepala DLHK Pekanbaru, Reza Aulia Putra, serta Camat dan Lurah Rumbai Barat.

Agung menyebutkan, penataan TPA Muara Fajar menjadi langkah cepat dan strategis Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menjawab persoalan sampah secara berkelanjutan. Awalnya, perubahan sistem pengelolaan TPA dari open dumping ke sanitary landfill dan controlled landfill diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp12 miliar dari APBD.

Namun, melalui kerja sama dengan PT Indonesia Clean Energy (ICE), seluruh pembiayaan dan pelaksanaan penataan TPA ditanggung oleh pihak swasta. “Dengan kerja sama ini, Pemerintah Kota Pekanbaru menghemat anggaran sekitar Rp12 miliar. Seluruh proses penataan TPA dari open dumping menjadi controlled landfill hingga sanitary landfill dikerjakan dan dibiayai oleh PT ICE,” katanya.

Saat ini, progres penutupan sampah di TPA Muara Fajar telah mencapai sekitar 40 persen. Proses dilakukan secara bertahap dengan penimbunan tanah, sebelum nantinya ditutup menggunakan membran khusus untuk menangkap gas metana.

“Kita harapkan proses penutupan ini bisa selesai pertengahan tahun ini, sehingga pengambilan gas metana dapat segera dimaksimalkan,” jelasnya.

Gas metana dari tumpukan sampah tersebut akan diolah menjadi energi listrik. Listrik yang dihasilkan rencananya dibeli oleh PT PLN dengan skema sharing profit yang juga memberikan manfaat langsung bagi Pemerintah Kota Pekanbaru.

Agung menambahkan, proyek pengelolaan sampah menjadi energi ini dirancang untuk jangka menengah hingga panjang, dengan rentang waktu tiga hingga lima tahun ke depan. Penataan tersebut juga berdampak signifikan terhadap usia pakai TPA Muara Fajar.

“Sebelum dilakukan penataan, usia TPA Muara Fajar hanya mampu bertahan sekitar dua tahun. Setelah dilakukan penataan, usia pakainya bisa diperpanjang hingga tujuh sampai sembilan tahun,” tambahnya.

Untuk solusi jangka panjang, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyurati Kementerian Koordinator Bidang Pangan serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau bersama kabupaten dan kota kawasan Pekansekawan, yakni Pekanbaru, Kampar, Siak, Pelalawan, dan Bengkalis.

Melalui kerja sama regional tersebut, akan dibangun TPA Regional di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Riau seluas sekitar 39 hektare. Di lokasi tersebut direncanakan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) dengan nilai investasi hampir Rp2,5 triliun yang akan dibangun oleh Danantara Indonesia.

Dalam skema TPA Regional, Kota Pekanbaru akan menyuplai sekitar 70 persen pasokan sampah sebagai bahan baku operasional PLTSa. Pembangunan fasilitas TPA Regional dan PLTSa ini ditargetkan rampung dalam waktu tiga hingga empat tahun ke depan.

Selama masa transisi, Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan langkah antisipatif dengan menata TPA Muara Fajar lebih awal agar tetap aman dan berfungsi optimal. “Sampah lama yang saat ini masih menumpuk di TPA Muara Fajar nantinya akan dibawa ke TPA Regional untuk dibakar melalui mesin pembangkit listrik tenaga sampah. Dengan demikian, sampah lama dapat dihabiskan dan lahan TPA Muara Fajar bisa dimanfaatkan kembali,” tegasnya.

Setelah sampah lama habis, lahan eks TPA Muara Fajar direncanakan dimanfaatkan oleh Dinas Lingkungan Hidup sebagai lokasi pembibitan pohon dan tanaman untuk mendukung pelestarian lingkungan serta penghijauan Kota Pekanbaru.(*)

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index