Progam Kelola Sampah Hasilkan Rp3,2 Miliar

Minggu, 22 Februari 2026 | 23:03:04 WIB
Pengelolaan sampah telah menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat sebesar Rp3,2 miliar. (Foto: Okezone.com)

Jakarta,sorotkabar.com  - Pengelolaan sampah telah menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat sebesar Rp3,2 miliar. Inisiatif tersebut dijalankan di 58 lokasi di seluruh Indonesia dengan melibatkan 2.470 masyarakat.

"Pengelolaan sampah membutuhkan komitmen jangka panjang dan keterlibatan aktif masyarakat," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Ekosistem Pengelolaan Sampah

Melalui program TJSL, pihaknya mendorong terciptanya ekosistem pengelolaan sampah yang terstruktur dan bernilai ekonomi, sekaligus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Secara total, program tersebut mencatat pengumpulan sampah sekitar 4,7 ribu ton sampah per tahun, dengan 2,3 ribu ton di antaranya telah dikelola kembali melalui proses daur ulang dan pengolahan organik.

Salah satu implementasi dilakukan melalui unit "Fuel Terminal Boyolali" dengan Program TPS 3R Resik di Desa Butuh yang mampu mengelola 480 ton sampah per tahun dari 310 kepala keluarga dan 115 pelaku usaha.

Program itu, menurut Pertamina Patra Niaga, menghasilkan nilai ekonomi sekitar Rp36 juta per tahun bagi masyarakat setempat.

Pembinaan Bank Sampah

Perusahaan juga membina 15 bank sampah yang mengembangkan budi daya maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik. Inisiatif tersebut menghasilkan produk turunan berupa kompos, "eco-enzyme" dan pakan ternak yang memberikan tambahan pendapatan bagi kelompok masyarakat.

Di wilayah pesisir, Program Kampung Pesisir Berdaya melalui "Fuel Terminal Medan", Sumatera Utara, mampu mengelola Bank Sampah Horas Bah yang bisa mengumpulkan sekitar 10 ton sampah per tahun dengan dampak ekonomi mencapai Rp1,925 juta per bulan. (*) 
 

Terkini