Batam,sorotkabar.com - Empat jemaah haji asal Kota Pekanbaru hingga kini masih menjalani perawatan medis di Batam, sehingga keberangkatan mereka ke Tanah Suci terpaksa ditunda. Tidak hanya itu, tiga orang pendamping yang seharusnya turut berangkat juga harus menunda perjalanan demi mendampingi jemaah yang masih dalam kondisi sakit.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pekanbaru, Haryati, menyampaikan bahwa hingga saat ini para jemaah tersebut masih dalam pengawasan medis.
“Jadi saat ini masih ada empat orang jalani perawatan di Batam, ada juga tiga pendamping jemaah haji yang sakit,” ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan, keempat jemaah tersebut mengalami gangguan kesehatan saat berada di Embarkasi Batam, sehingga belum memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan. Satu jemaah berasal dari Kloter 3 Batam, sementara tiga lainnya merupakan jemaah dari Kloter 4 Batam.
Menurut Haryati, keberangkatan mereka akan dilakukan setelah kondisi kesehatan dinyatakan pulih. “Ketika jemaah sudah dalam kondisi sehat, maka nantinya bisa melanjutkan perjalanan ke tanah suci,” ulasnya.
Di sisi lain, sebagian besar jemaah haji asal Pekanbaru telah lebih dulu tiba di Tanah Suci. Dari total 869 jemaah, sebanyak 435 orang tergabung dalam Kloter 3 Batam dan 434 orang dalam Kloter 4 Batam.
Pihak Kementerian Haji dan Umrah Pekanbaru memastikan proses pemberangkatan jemaah secara keseluruhan berjalan lancar. Pemantauan terhadap kondisi jemaah juga terus dilakukan, baik yang masih berada di embarkasi maupun yang sudah tiba di Arab Saudi.(*)