Gorontalo,sorotkabar.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo secara resmi mulai merekrut peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P).
Ketua Bawaslu Gorontalo Utara Ronald Ismail di Gorontalo, Rabu mengatakan perekrutan tersebut dilakukan di kantor tersebut yakni di Desa Molingkapoto, Kecamatan Kwandang.
Menurutnya, siapa saja bisa datang mendaftar dan tentu Bawaslu akan melakukan seleksi sesuai kriteria yang dipersyaratkan.
"Kami telah mengumumkan persyaratan yang harus dipenuhi pendaftar melalui platform media sosial milik Bawaslu Gorontalo Utara, yang telah disebar di ruang publik," katanya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengawasan tahapan pemilu dan pemilihan.
Melalui program Pendidikan Pengawas Partisipatif, Bawaslu mendorong lahirnya kader-kader pengawas dari unsur masyarakat yang memiliki pemahaman dan kepedulian terhadap proses demokrasi yang bersih dan berintegritas.
Sejak dibukanya pendaftaran, terlihat antusiasme masyarakat cukup tinggi.
Sejumlah peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, pemuda, hingga tokoh masyarakat, mendatangi langsung kantor Bawaslu untuk mendaftarkan diri sebagai calon peserta.
Bawaslu Gorontalo Utara menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman teknis pengawasan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya partisipasi publik dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Pendidikan Pengawas Partisipatif menjadi salah satu strategi Bawaslu dalam memperluas jangkauan pengawasan. Kami berharap peserta yang mengikuti kegiatan ini nantinya dapat menjadi agen pengawasan di lingkungan masing-masing,” kata Ronald.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mendapatkan materi terkait kepemiluan, teknik pengawasan partisipatif, serta penguatan nilai-nilai demokrasi.
Pendidikan ini pun diharapkan mampu membangun sinergi antara Bawaslu dengan masyarakat dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil dan transparan.
Bawaslu Gorontalo Utara mengimbau masyarakat yang berminat untuk segera mendaftarkan diri sebelum batas waktu yang telah ditentukan, serta memastikan seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Dengan adanya program ini, Bawaslu optimistis partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu akan semakin meningkat dan berkontribusi positif terhadap kualitas demokrasi di wilayah pesisir tersebut.(*)