Polisi Ringkus Pengeboman Ikan di Buton Tengah

Polisi Ringkus Pengeboman Ikan di Buton Tengah
Komandan KP Tekukur-5010 Korpolairud Baharkam saat menunjukkan barang bukti yang diamankan dari tersangka di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (5/3/2026). (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

Kendari,sorotkabar.com - Tim Lidik KP Tekukur-5010 Korpolairud Baharkam Polri meringkus seorang pria berinisial F, terduga pelaku pengeboman ikan (destructive fishing) di perairan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Komandan KP Tekukur-5010 Korpolairud Baharkam Polri Kompol Suryo Pandowo saat dihubungi di Kendari, Kamis, menyatakan bahwa penangkapan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang resah terkait praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di wilayah tersebut.

"Penyelidikan kami mulai sejak Selasa (24/2), menindaklanjuti laporan maraknya aktivitas pengeboman ikan yang merusak ekosistem laut di Buton Tengah," kata Suryo Pandowo.

Ia menjelaskan kronologi penangkapan bermula pada Selasa (3/3) sekitar pukul 12.00 WITA. Saat itu, tim melakukan pengejaran terhadap sebuah perahu motor mencurigakan berlambung putih dengan palka biru di perairan Kampung Nelayan, Kelurahan Watolo, Kecamatan Mawasangka.

"Kemudian, petugas menghentikan perahu tersebut pada titik koordinat -5.2872915, 122.2797558 yang diduga kuat menjadi area aktivitas pengeboman ikan," ujarnya.

Suryo Pandowo mengungkapkan bahwa dalam penggeledahan di atas perahu, petugas menemukan sejumlah alat yang digunakan untuk praktik pengeboman ikan, meliputi satu unit mesin kompresor, selang selam sepanjang 130 meter, satu kotak es, dan 10 botol bahan peledak siap pakai.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa dirinya sudah sering melakukan pengeboman ikan di wilayah perairan tersebut. Aksi terakhir ia lakukan pada Minggu (1/3) di perairan Mawasangka.

"Pelaku juga mengakui saat ditangkap sedang berencana melakukan pengeboman ikan di wilayah Perairan Pasipadangan, Kabupaten Buton Tengah," tambah Suryo Pandowo.

Dia menambahkan bahwa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti kini telah dibawa ke KP Tekukur-5010 yang saat ini sedang bersandar di Pelabuhan Nusantara Kendari.(*) 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index