Perayaan Imlek Nasional 2026 Usung Tema Harmoni Imlek Nusantara

Perayaan Imlek Nasional 2026 Usung Tema Harmoni Imlek Nusantara
Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 secara nasional mengusung tema “Harmoni Imlek Nusantara” (Istimewa)

Jakarta,sorotkabar.com – Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 secara nasional mengusung tema “Harmoni Imlek Nusantara” sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan karakter kebangsaan. Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang menandai Tahun Kuda Api ini akan jatuh pada Selasa (17/2/2026).

Ketua umum panitia perayaan Imlek Nasional 2026, Irene Umar mengatakan rangkaian perayaan tahun ini akan menampilkan keberagaman tradisi Imlek dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman tersebut dinilai mencerminkan harmoni budaya yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat.

“Imlek Festival tahun ini menjadi momentum untuk menampilkan kekayaan tradisi perayaan Imlek dari berbagai daerah. Selain Singkawang, terdapat pula tradisi perayaan yang berkembang di sejumlah wilayah, seperti Grebeg Sudiro di Surakarta, Cap Go Meh di Palembang, serta perayaan di Manado dan Makassar,” ujar Irene Umar di Wihara Dharma Jaya Toasebio, Jakarta, Minggu (8/2/2026).

Selain menonjolkan kekayaan budaya, perayaan Imlek Nasional 2026 juga difokuskan pada penguatan nilai kemanusiaan melalui program gerakan berbagi cahaya. Program ini dirancang untuk mendorong partisipasi sosial masyarakat dengan menitikberatkan pada peningkatan kapasitas dan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Penguatan kepedulian sosial tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk penyediaan akses pendidikan vokasi dan pengembangan keterampilan berbasis teknologi serta ekonomi kreatif. Program ini juga menyasar masyarakat terdampak bencana.

Tak hanya itu, gerakan berbagi cahaya mencakup penyediaan fasilitas pendidikan dan pengembangan infrastruktur produktif berbasis energi berkelanjutan guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Program ini juga memperkuat ketahanan komunitas melalui penyediaan fasilitas publik sesuai kebutuhan, seperti sarana air bersih dan pengembangan hunian yang menunjang kegiatan ekonomi keluarga.

Sebagai bagian dari penguatan jaring pengaman sosial, bantuan juga diberikan kepada kelompok rentan dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk dukungan gizi dan bantuan kebutuhan pokok dalam situasi tanggap darurat bencana.

Irene menyampaikan, melalui gerakan berbagi cahaya, perayaan Imlek Nasional 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga ruang memperkuat solidaritas sosial dan nilai gotong royong sebagai fondasi kehidupan berbangsa.(*) 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index