Pertamina EP Temukan Sumur Minyak Baru Potensi 750.000 Barel

Pertamina EP Temukan Sumur Minyak Baru Potensi 750.000 Barel
Kilang minyak mentah (Sharesinv.com/Sharesinv.com/beritasatu)

Jakarta,sorotkabar.com – PT Pertamina EP (PEP) Adera Field berhasil menemukan sumur minyak baru di wilayah kerjanya. Sumur yang diberi nama ABB-143 (U1) memiliki potensi produksi minyak yang signifikan dan diperkirakan dapat menambah pasokan migas nasional.

General Manager Pertamina EP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan sumur ABB-143 (U1) diproyeksikan mampu menambah produksi harian sekitar 458 barel minyak per hari pada kondisi operasi tertentu.

Adapun estimasi total potensi perolehan minyak atau estimated ultimate recovery (EUR) dari sumur tersebut mencapai sekitar 750.000 barel minyak, berdasarkan perbandingan dengan sumur referensi.

"Sumur ABB-143 (U1) diharapkan memberi tambahan produksi harian sekitar 458 barel minyak per hari pada operasi tertentu, dengan estimasi total potensi perolehan minyak (estimated ultimate recovery/EUR) sekitar 750.000 barel minyak berdasarkan perbandingan dengan sumur referensi," ujar Djudjuwanto, Selasa (6/1/2026).

Sumur referensi merupakan sumur yang telah lebih dahulu berproduksi pada area dan lapisan batuan yang sama. Data dari sumur tersebut digunakan sebagai acuan untuk memperkirakan potensi produksi minyak dari sumur baru yang ditemukan.

Perkiraan angka produksi diperoleh dari hasil pengujian sumur selama dua jam yang dilakukan pada 30 Desember 2025 pukul 14.30 WIB – 16.30 WIB. Pengujian dengan durasi tersebut dinilai mampu merepresentasikan kondisi aliran fluida yang lebih stabil.

Data hasil uji sumur ini selanjutnya menjadi dasar dalam penerapan pengelolaan reservoir yang baik (good reservoir management) guna menjaga keberlanjutan (sustainability) produksi serta mengoptimalkan tingkat perolehan minyak (recovery).

Djudjuwanto menambahkan bahwa penemuan sumur minyak baru ini merupakan hasil integrasi data seismik 3D Abab yang diakuisisi pada 2023. Pendekatan tersebut dikembangkan melalui studi yang dilakukan oleh Tim Geologi, Geofisika, Reservoir, dan Produksi (GGRP) PEP Adera Field.

Melalui analisis data seismik yang lebih rinci, tim mampu memetakan arah serta sebaran lapisan reservoir secara lebih akurat, sehingga meningkatkan peluang keberhasilan kegiatan pengeboran.

Ia menegaskan bahwa penemuan sumur ABB-143 (U1) menjadi tambahan penting bagi PEP Adera Field dalam upaya meningkatkan produksi minyak dan gas bumi pada 2026. Temuan ini juga mendukung pencapaian target lifting 1 juta barel per hari yang telah ditetapkan pemerintah.

"Inovasi teknologi dan penerapan pendekatan-pendekatan baru terus mendorong kinerja PEP dalam mewujudkan ketahanan energi nasional," kata Djudjuwanto.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index