Kilatan Cahaya Sampah Antariksa Dipastikan Tak Jatuh di Lampung

Jumat, 10 April 2026 | 21:37:55 WIB
Puing antariksa yang jatuh kembali memicu fenomena cahaya terang di langit Lampung, disertai suara gemuruh. Fenomena ini viral di media sosial. (Instagram Ekliptika/Instagram Ekliptika)

Bandar Lampung,sorotkabar.com - Fenomena kilatan cahaya di langit Lampung yang sempat menghebohkan warga dipastikan bukan akibat jatuhnya sampah antariksa. Pengamat menyebut objek tersebut hancur di atmosfer sebelum mencapai permukaan Bumi.

Kilatan cahaya yang terlihat pada Sabtu (4/5/2026), sebelumnya sempat dikaitkan dengan kebakaran di wilayah Jabung, Kabupaten Tulang Bawang, dan Gedung Aji, Lampung Timur.

Pengamat antariksa Marufin Sudibyo menjelaskan, objek tersebut dipastikan tidak jatuh di Lampung merupakan bagian dari roket Long March-3B/E yang memasuki atmosfer Bumi atau re-entry.

“Tidak ada bagian yang jatuh di Lampung. Ini hanya fase masuk kembali ke atmosfer yang terlihat sebagai kilatan cahaya,” ujar Marufin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/4/2026).

Berdasarkan rekaman observatorium astronomi Itera Lampung (OAIL) dan data dari SpaceTrack, objek mulai memasuki lapisan atmosfer lebih padat pada ketinggian sekitar 120 kilometer.

Saat melaju dengan kecepatan tinggi, sekitar 28.000 kilometer per jam, objek mengalami tekanan dan suhu ekstrem hingga terpecah dan terbakar.

“Akibat gesekan dengan atmosfer, benda itu hancur, terfragmentasi, lalu menguap sebelum mencapai permukaan Bumi,” jelasnya.

Ia menambahkan, lintasan masuk objek tersebut tergolong landai. Pada jarak sekitar 100 kilometer dari titik awal masuk, serpihan masih berada di ketinggian sekitar 104 kilometer.

Dengan kondisi tersebut, dipastikan tidak ada serpihan yang jatuh ke wilayah Lampung. Kilatan cahaya yang terlihat masyarakat merupakan efek pembakaran benda di atmosfer.

Marufin juga menegaskan kebakaran yang terjadi di Jabung dan Gedung Aji tidak berkaitan dengan fenomena tersebut.

“Kedua peristiwa itu terjadi berdekatan, tetapi tidak saling berhubungan,” tegasnya.(*)

Halaman :

Terkini