Bentrokan Pecah di Kota Tual, Kapolres dan Seorang Warga Terkena Panah

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:17:49 WIB
Kapolres Kota Tual AKBP Whansi Des Asmoro dan satu warga terkena panah saat melerai bentrokan kedua kelompok. (Beritasatu.com/Fitriansa Sima Sima)

Ambon,sorotkabar.com - Bentrokan antara kedua kelompok pemuda di Tual Maluku Tenggara, Maluku, pecah pada Selasa (24/2/2026) sore. Kapolres Kota Tual  AKBP Whansi Des Asmoro dan satu warga terkena panah saat melerai bentrokan kedua kelompok tersebut.

Kedua kelompok yang bertikai yakni pemuda Fiditan lama dan kampung Fiditan baru, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi menjelaskan aparat diturunkan dengan langkah persuasif, imbauan, dan pembubaran massa secara humanis. serta meminta kedua kelompok menghentikan aksi kekerasan. Namun, di tengah upaya tersebut, kapolres mengalami luka akibat terkena anak panah di bagian lutut kaki kiri.

“Dalam upaya melerai kedua belah kelompok pemuda itu, kapolres dan seorang warga mengalami luka pana di bagian kaki,” ujar Kombes Rositah.

Selain kapolres, seorang warga Fiditan Kampung Baru berusia 19 tahun juga dilaporkan mengalami luka di bagian kaki saat situasi masih memanas.

“Keduanya dievakuasi guna mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Karel Sadsuitubun Langgur. Hingga kini, kondisi kapolres dan seorang warga stabil dan masih dalam perawatan,” ungkap Rositah.

Saat ini aparat kepolisian Polres Tual dan Sat Brimob Polda Maluku dikerahkan untuk mengamankan lokasi kejadian. 

Saat ini aparat keamanan bersama unsur TNI, pemerintah desa, dan perwakilan masyarakat menggelar pertemuan dialog guna meredakan ketegangan dan membangun kesepahaman bersama guna menjaga kondisi kamtibmas di Kota Tual.

Hingga Selasa malam, situasi di wilayah Fiditan dilaporkan berangsur kondusif. Aparat keamanan tetap bersiaga sambil mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menjaga kedamaian di Kota Tual.(*) 
 

Terkini