Baleg DPR Rapat Bareng PGRI Bahas Nasib Guru Honorer

Senin, 02 Februari 2026 | 22:22:56 WIB
Foto: Rapat Baleg DPR dengan PGRI (Matius/detikcom)

Jakarta,sorotkabar.com - Badan Legislasi (Baleg) DPR menggelar rapat bersama pengurus besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Rapat ini membahas kriminalisasi hingga nasib guru honorer.
Rapat digelar di ruang Baleg DPR, Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua Baleg DPR Bob Hasan.

Bob awalnya bicara terkait guru berada dalam posisi rentan. Dia menyebut guru saat ini kerap dikriminalisasi karena tak terlindungi oleh hukum.

"Guru kini berada pada posisi yang sangat rentan, sering menjadi korban sekaligus tertuduh tanpa payung hukum yang kuat, nah ini yang saya sampai dalam Komisi III juga kemarin," ucap Bob mengawali rapat.

Dia mengatakan kriminalisasi terhadap guru mengganggu proses pendidikan. Dia menilai perlu ada pendidikan moral terhadap para siswa.

"Yang pada akhirnya mengganggu proses pendidikan nasional, menurut saya bukan hanya pendidikan nasional, tapi juga pendidikan nasional yang di dalamnya bagaimana kita menyalurkan para siswa-siswa kita terkait pendidikan moral," ucap dia.

Bob juga menyebut guru mengalami krisis kesejahteraan hingga mengganggu proses belajar mengajar. Dia mengungkit nasib guru honorer.

"Selain itu profesi guru juga masih dibelenggu oleh krisis kesejahteraan dan ketidakadilan sistemik akibat kebijakan diskriminatif terdapat kesenjangan perlakuan yang nyata terhadap guru di bawah naungan Kemendikdasmen dan Kemenag," ucap dia.

"Kondisi ini diperparah dengan nasib guru honorer dan guru nonASN yang masih menerima penghasilan yang jauh di bawah kehidupan layak tanpa adanya perjanjian kerja yang jelas membuat mereka rentan terhadap PHK sepihak dan tidak memiliki jaminan karir yang pasti," lanjut dia.(*) 
 

Terkini