Jakarta,sorotkabar.com - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait kini tengah mengkaji mekanisme rekrutmen guru dan tenaga kependidikan di empat sekolah garuda baru yang akan beroperasi pada 2026.
Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dilibatkan dalam kajian.
"Ini kita sedang kebut proses untuk koordinasi dengan BKN, dengan KemenPANRB, Kemenko PMK, juga Kemendikdasmen," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Sesditjen Saintek) Kemdiktisaintek M Samsuri dikutip dari Antara, Rabu (14/1/2026).
Samsuri mengatakan setidaknya ada dua opsi dalam pengadaan guru dan tenaga kependidikan di empat sekolah garuda baru yang akan beroperasi.
Salah satunya, kata dia, melalui metode mutasi guru-guru yang ahli di bidangnya untuk mengajar di sekolah garuda.
"Kemudian yang kedua nanti baru proses rekrutmen barunya. Ini opsi-opsi yang mungkin sedang dibahas, begitu ya," ujarnya.
Diketahui sebelumnya, sekolah garuda merupakan sekolah dengan tambahan penguatan kurikulum pra-universitas bersistem asrama setara jenjang SMA, yang mengutamakan pendekatan pembelajaran berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Para lulusan sekolah garuda dipersiapkan agar mampu melanjutkan studi ke perguruan tinggi top dunia di dalam dan luar negeri.
Hingga 2029, Pemerintah Indonesia menargetkan setidaknya ada 20 sekolah garuda baru yang dibangun di berbagai wilayah di Indonesia. Tahun ini terdapat setidaknya empat lokasi sekolah garuda baru yang diharapkan dapat beroperasi, yakni di Belitung Timur (Bangka Belitung), Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur), dan Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), serta Bulungan (Kalimantan Utara).
Untuk memperkuat upaya tersebut Pemerintah Indonesia menargetkan untuk dapat membina 80 Sekolah Garuda Transformasi.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan sekolah garuda merupakan realisasi dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk membawa anak Indonesia,dari seluruh pelosok negeri menuju kampus terbaik dunia.
"Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi dari penjuru negeri," ucap Stella Christie.(*)