BGN: Calon mitra dilarang bangun dapur MBG sebelum lolos verifikasi

BGN: Calon mitra dilarang bangun dapur MBG sebelum lolos verifikasi
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (kiri) memberikan keterangan pers terkait perkembangan kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan praktik jual beli titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Markas Polda NTB, Mataram, NTB,

Mataram,sorotkabar.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menegaskan bahwa pihaknya melarang calon mitra membangun dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum lolos verifikasi persyaratan.

"Calon mitra dilarang membangun dapur apabila belum terverifikasi," kata Sony Sonjaya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat.

Pada prinsipnya, kata dia, masyarakat mengajukan diri sebagai mitra BGN untuk membuka dapur MBG harus melalui portal resmi mitra.BGN.go.id.

"Pendaftaran dilakukan secara daring, administrasi juga secara daring, di lapangan itu hanya bertemu dengan petugas lapangan yang melakukan survei," ucap dia.

Ia pun memastikan tidak ada penarikan biaya dalam proses verifikasi pengajuan oleh masyarakat sebagai mitra BGN.

Proses pendaftaran, dimulai dari tahap verifikasi persyaratan yang di antaranya harus melengkapi data nama dan pengurus yayasan, NPWP serta NIB.

Jika lolos verifikasi, kata dia, calon mitra mendapatkan nomor ID yayasan berjumlah enam digit. Setelah itu, baru bisa mengajukan titik lokasi dapur MBG.

"Jadi, di sistem itu sudah menginformasikan ketika titik lokasi dapur yang diajukan dalam lokasi, kuotanya sudah terisi, sistem akan memberikan informasi, dan di sistem itu ada tulisan blok merah," ujarnya.

???????Namun demikian, ia mengatakan bahwa proses pengajuan sudah tidak lagi dibuka oleh pihak BGN. Pendaftaran secara daring tersebut sekarang sudah ditutup secara resmi.

"Jadi, portal mitra sudah ditutup, dan sekarang BGN sedang melakukan validasi data (verifikasi data). Pendataan dengan buttom-up, dikumpulkan data itu melalui sistem mulai tingkat desa," kata Sony Sonjaya.

Ia mengungkapkan jumlah dapur MBG yang kini telah lolos verifikasi data sebagai mitra sebanyak 29.400.

"Sekarang, yang terverifikasi secara nasional ada 29.400 dapur dan yang sudah operasional 27.900 dapur," ujarnya.

Jika dilihat dari persentase kebutuhan dapur MBG skala nasional sebanyak 30.000 lokasi, lanjut dia, jumlah yang terverifikasi ini sudah mencapai 80 persen.

"Sisanya, kita menunggu hasil validasi data riil, terutama untuk daerah terpencil," ujar dia.(*)

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index