Dokumen Tetangga RI Bocor, Warga Australia Takut 2 Hal ini Jika Kapal Selam Nuklir AUKUS Berjalan

Dokumen Tetangga RI Bocor, Warga Australia Takut 2 Hal ini Jika Kapal Selam Nuklir AUKUS Berjalan
Ilustrasi kapal selam Australia.

Jakarta,sorotkabar.com - Dokumen pemerintah New South Wales (NSW) yang sebelumnya dirahasiakan mengungkap kekhawatiran serius terkait rencana pembangunan pangkalan kapal selam nuklir Australia di Port Kembla, sekitar 75 kilometer di selatan Sydney.

Dalam dokumen tersebut, pemerintah NSW mengakui pangkalan itu berpotensi menjadi target serangan militer sekaligus memicu ketakutan publik terhadap risiko kebocoran reaktor nuklir.

Port Kembla selama ini disebut sebagai kandidat terkuat untuk menjadi pangkalan armada kapal selam nuklir Australia di pantai timur dalam proyek aliansi pertahanan Aukus bersama Amerika Serikat dan Inggris. Namun, proyek tersebut diperkirakan akan menghadapi penolakan publik yang besar.

“Warga kemungkinan akan menganggap pangkalan nuklir di pantai timur sebagai sumber risiko karena adanya reaktor nuklir di dalam kapal selam dan pangkalan militer tersebut berpotensi menjadi target militer,” demikian isi analisis pemerintah NSW.

Dokumen itu juga menegaskan: “Pangkalan Pantai Timur (ECNB) akan menampung kapal selam yang memiliki reaktor nuklir berbahan bakar uranium yang sangat diperkaya. Jika terjadi konflik militer, ECNB dapat menjadi target bagi musuh militer Australia,” sebagaimana diberitakan The Guardian dan sejumlah kantor berita Barat.

Kekhawatiran masyarakat tak hanya soal ancaman perang, tetapi juga potensi bencana lingkungan apabila terjadi insiden pada reaktor nuklir kapal selam.

“Oleh karena itu, warga NSW mungkin menganggap ECNB sama seperti pembangkit listrik tenaga nuklir sebagai sumber risiko bencana lingkungan.”

Dokumen yang diajukan ke parlemen NSW atas perintah anggota Partai Hijau, Abigail Boyd, itu berasal dari periode pemerintahan Dominic Perrottet pada 2022–2023. Dalam kajian awal pemerintah negara bagian, Port Kembla dinilai sebagai lokasi paling layak untuk pangkalan kapal selam nuklir karena memiliki kapasitas pelabuhan yang mampu menampung kapal selam, dok kering, serta fasilitas angkatan laut tambahan.

Pemerintah NSW memperkirakan proyek tersebut dapat membawa manfaat ekonomi hingga 426 juta dolar Australia melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta penciptaan lapangan kerja teknis dengan gaji tinggi.(*)
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index