Petugas Gagalkan Penyeludupan 4 kg Sabu-Sabu di Bandara Pekanbaru

Petugas Gagalkan Penyeludupan 4 kg Sabu-Sabu di Bandara Pekanbaru
Barang bukti berupa 4 kilogram lebih sabu yang coba diseludupkan oleh dua penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru. ANTARA/HO-Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru

Pekanbaru,sorotkabar.com -Upaya Personel Lapangan Udara Roesmin Nurjadin yang tergabung dalam Bantuan Kendali Operasi (BKO) pengamanan bersama petugas "Aviation Security" (Avsec) menggagalkan penyelundupan 4 kilogram (kg) sabu-sabu di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Provinsi Riau.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, mengapresiasi kesigapan personel serta menegaskan komitmen penguatan pengawasan. Pengungkapan pada Kamis (10/4) itu sekaligus mengindikasikan adanya pola jaringan Narkotika dan Obat-obatan yang perlu diwaspadai secara berkelanjutan.

“Keberhasilan ini mencerminkan kewaspadaan dan soliditas sinergi antar instansi. Kami akan terus memperketat pengamanan dan meningkatkan koordinasi guna menutup celah peredaran narkotika, khususnya melalui jalur udara,” katanya di Pekanbaru, Jumat

Dia mengatakan dalam penggagalan itu ada dua upaya penyelundupan narkotika jenis sabu. Pengungkapan bermula dari kecurigaan petugas saat pemeriksaan rutin di "Hold Baggage Security Check Point" (HBSCP) Terminal Keberangkatan Domestik.

Ketika itu dilakukan pemeriksaan terhadap tas perjalanan milik calon penumpang berinisial M.J. yang akan melakukan perjalanan menuju Lombok melalui Jakarta. Setelah pemeriksaan lanjutan, ditemukan delapan paket sabu dengan berat sekitar 2 kilogram yang disembunyikan di antara pakaian di dalam tas.

Tidak berselang lama, di lokasi dan mekanisme pemeriksaan yang sama, petugas kembali mengidentifikasi dua koper mencurigakan milik penumpang berinisial R.S. dan W.H.M. Hasil pembongkaran di ruang rekonsiliasi bagasi mengungkap 10 paket sabu yang disamarkan dalam tumpukan pakaian, dengan total berat mencapai 2.038 gram.

Seluruh pelaku beserta barang bukti segera diamankan ke kantor Avsec untuk pemeriksaan lebih lanjut. Uji awal oleh petugas Bea Cukai memastikan seluruh paket positif mengandung "methamphetamine".

"Penanganan selanjutnya dikoordinasikan dengan Ditresnarkoba Polda Riau, dan barang bukti telah diserahkan kepada pihak kepolisian guna proses penyelidikan serta pengembangan jaringan peredaran narkotika," ujar Danlanud.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index