Insiden Saat Praktik di Sekolah, Siswa Islamic Center Siak Meninggal Dunia

Insiden Saat Praktik di Sekolah, Siswa Islamic Center Siak Meninggal Dunia
Insiden Saat Praktik di Sekolah, Siswa Islamic Center Siak Meninggal Dunia

Siak, sorotkabar.com - Seorang pelajar di Sains Tahfizh Islamic Center Siak berinisial MA (15) meninggal dunia saat mengikuti kegiatan praktik di sekolah, Rabu (8/4/2026).

Korban yang diketahui merupakan siswa kelas IX SMP itu sempat dilarikan ke RSUD Tengku Rafian Siak untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di area halaman laboratorium sekolah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami insiden saat menjalani praktik bersama teman-temannya.

Sejumlah dugaan terkait penyebab kejadian pun mencuat di tengah masyarakat, mulai dari kecelakaan saat praktik hingga indikasi penggunaan senjata rakitan. Meski demikian, hingga kini penyebab pasti peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Suasana duka menyelimuti rumah duka di wilayah Balai Kayang II. Sejumlah pejabat daerah dan masyarakat tampak hadir untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Pihak keluarga menyebutkan, korban mengalami luka serius di bagian kepala akibat insiden tersebut.

Ketua LSM PAPSI Kabupaten Siak Bistari Zainudin meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini. Ia menilai, jika dugaan penggunaan senjata rakitan terbukti, maka perlu dilakukan evaluasi serius terhadap sistem pengawasan di lingkungan sekolah.

Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti terkait proyek sains tersebut turut diamankan untuk keperluan penyelidikan.

"Saat ini kami sedang melakukan olah TKP. Benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik. Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan," ungkap Kasatreskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos.

Selain itu, polisi juga akan memanggil dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk siswa dan pihak sekolah yang mengetahui kejadian tersebut, guna mengungkap secara jelas kronologi dan penyebab pasti insiden.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index