Washington, sorotkabar.com -
Para astronaut dalam misi Artemis II telah menjadi manusia yang melakukan perjalanan terjauh dari Bumi setelah menyelesaikan misi terbang lintas mengitari Bulan dan kini dalam perjalanan kembali, kata badan antariksa Amerika Serikat NASA, Senin (6/4).
Pesawat antariksa Orion yang mengangkut mereka mencapai jarak maksimum sekitar 252.756 mil atau 406.771 kilometer dari Bumi, mengalahkan rekor para antariksawan Apollo 13 pada tahun 1970, ucap NASA,
Dalam misi kali ini, tiga astronot AS yakni Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan astronot Kanada Jeremy Hansen berhasil mengamati sisi jauh Bulan, yaitu permukaan Bulan yang tak pernah tampak dari Bumi. Mereka juga menyaksikan gerhana Matahari yang hanya dapat terlihat dari luar angkasa.
Pesawat tersebut juga melakukan pendekatan terdekat ke bulan pada jarak sekitar 4.067 mil atau 6.545 kilometer dari permukaan Bulan, sebelum memasuki lintasan perjalanan kembali ke Bumi, menurut NASA.
Saat berbincang langsung dengan para antariksawan, Presiden AS Donald Trump memuji pelaksanaan misi serta rencana eksplorasi angkasa ke depannya.
“Sudah lama manusia tidak berada di sana, namun hal itu akan semakin sering terjadi karena kita akan melakukan banyak perjalanan,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa para astronaut pada akhirnya akan “melakukan perjalanan besar ke Mars.”
“Misi Anda membuka jalan bagi kembalinya Amerika Serikat ke permukaan bulan dalam waktu dekat,” ujarnya.(*)