Tokyo,sorotkabar.com - Kementerian Luar Negeri Jepang mengeluarkan peringatan keamanan global, menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik yang dinilai berpotensi memicu perubahan situasi secara tiba-tiba, terutama di kawasan Timur Tengah.
Tokyo meminta warganya meningkatkan kewaspadaan saat berada di lebih dari 50 negara dan wilayah di dunia.
Dalam advis resmi, Jepang menilai dinamika konflik di Timur Tengah bisa berkembang cepat dan berdampak luas, bahkan hingga ke Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa. Risiko insiden tak terduga dinilai tidak dapat dikesampingkan, baik di dalam maupun di luar kawasan konflik.
Pemerintah Jepang juga memperingatkan kemungkinan gangguan transportasi udara, termasuk penutupan ruang udara dan penghentian operasi bandara, yang dapat berujung pada pembatalan atau penundaan penerbangan internasional. Warga diminta memantau perkembangan terbaru melalui sumber resmi dan media kredibel.
Selain itu, warga Jepang diminta menghindari fasilitas militer Amerika Serikat dan lokasi sensitif lainnya, serta menyiapkan langkah-langkah darurat untuk keselamatan pribadi apabila situasi memburuk.
Daftar negara yang masuk dalam peringatan mencakup sejumlah negara Timur Tengah seperti Israel, Palestina, Irak, Suriah, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Oman, Yaman, Turki, Bahrain, Yordania, Lebanon, dan Afghanistan. Advis juga mencakup Amerika Serikat, Kanada, serta beberapa negara Eropa seperti Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Belanda, Belgia, Polandia, dan Rumania.
Peringatan ini muncul di tengah pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyoroti program nuklir Iran. Trump menyatakan kepemimpinan Iran harus bersiap menghadapi konsekuensi serius jika tetap melanjutkan pengembangan nuklir, bahkan mengisyaratkan opsi tindakan militer jika tidak tercapai kesepakatan baru.(*)