Bocah SD Jadi Korban Jambret di Rumahnya, 2 HP Raib

Bocah SD Jadi Korban Jambret di Rumahnya, 2 HP Raib
Foto: Saat ibu korban menunjukkan rekaman CCTV aksi penjambretan yang dialami anaknya (Rio Roma Dhoni)

Palembang, sorotkabar. com - Seorang bocah yang masih duduk di bangku SD di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial U (11) menjadi korban jambret saat bermain handphone di rumahnya.

Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV.
Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban yang berada di Jalan Sultan M Mansyur, Lorong Lebak Keranji, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.40 WIB.

Berdasarkan video CCTV yang dilihat detikSumbagsel, tampak seorang pria yang menggunakan sepeda motor matik dengan mengenakan jaket dan helm berhenti di depan rumah korban.

Tidak lama kemudian, pelaku masuk ke rumah korban dan langsung pergi meninggalkan rumah tersebut. Terdengar juga seorang anak yang meneriakkan maling.

Menurut keterangan ibu korban, Ria Hartati (45) mengatakan kejadian itu berawal saat ia masuk ke dalam rumah, sementara anaknya berada di warung sayur miliknya di rumah tersebut.

Tidak lama ia mendengar suara sepeda motor berhenti di depan rumahnya, yang ia sangka ada yang hendak membeli jualannya. Namun saat ia hendak kewarung, ternyata pelaku sudah melarikan diri.

"Saya lagi ke dalam sebentar, nah pas saya ke warung lagi saya melihat pelaku sudah melarikan diri dan membawa 2 unit HP milik anak saya," katanya saat dijumpai di lokasi.

Ria menjelaskan saat itu anaknya sedang bermain HP, sementara satu unit HP lainnya diletakkan disamping anaknya. Pelaku langsung masuk ke dalam rumahnya dan langsung merampas 2 Hp dari tangan anaknya.

Saat itu anaknya langsung berteriak maling, namun pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.

"Anak saya itu lagi duduk sambil main Hp, pelaku masuk langsung ambil hp anak saya itu. Dua Hp yang diambilnya. Kalau pelaku itu sepertinya tidak asing mukanya," ujarnya.

Akibat kejadian itu, diduga kerugian ditaksir mencapai Rp 2,8 juta dan korban membuat laporan ke Mapolrestabes Palembang.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index