Lapangan Kencana Mini Soccer Gratis untuk Masyarakat, Syaratnya Bebas Asap Rokok dan Bersih

Lapangan Kencana Mini Soccer Gratis untuk Masyarakat, Syaratnya Bebas Asap Rokok dan Bersih
Peresmian Lapangan Kencana Mini Soccer (cakaplah)

Pekanbaru, sorotkabar.com- Walikota Pekanbaru Agung Nugroho meresmikan Lapangan Kencana Mini Soccer milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang diperuntukkan secara gratis bagi masyarakat, Jumat (16/1/2026).

Lapangan tersebut berada di halaman eks Kantor Dinas Kesehatan Pekanbaru, Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi 

Dalam peresmian itu, Agung Nugroho menegaskan bahwa kehadiran lapangan mini soccer ini merupakan bagian dari komitmen Pemko Pekanbaru untuk menghadirkan fasilitas publik yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. 

Ia menyebut, berbagai kegiatan berbasis masyarakat telah dilakukan sejak tahun sebelumnya dan akan terus berlanjut.

“Lapangan ini mulai dikerjakan pada 2025 dan resmi digunakan pada 2026. Ini bukan hanya satu lokasi, tapi akan dibangun di 15 kecamatan dengan tema yang berbeda-beda,” kata Agung.

Ia menjelaskan, selain mini soccer, Pemko juga akan membangun lapangan olahraga lain seperti basket dan voli.

Untuk lapangan mini soccer sendiri, Pemko Pekanbaru berencana menambah tiga lokasi baru pada tahun ini, yakni di kawasan SMK SMEA, Garuda Sakti, dan Belimbing.

Menurut Agung, di kawasan sekitar, biaya sewa lapangan mini soccer bisa mencapai Rp800 ribu per jam. Namun di lapangan milik Pemko Pekanbaru ini, masyarakat dapat menggunakannya secara gratis.

“Masyarakat cukup membayar pajak saja, perawatan lapangan akan ditanggung oleh Pemko,” ujarnya.

Pengelolaan lapangan ini berada di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pekanbaru. Masyarakat bisa langsung datang untuk menggunakan fasilitas tersebut sesuai pengaturan dari Dispora. Agung juga menegaskan tidak akan mentolerir praktik pungutan liar.

“Kalau ada pungli, laporkan langsung ke saya,” tegasnya.

Ia menambahkan, lapangan Kencana Mini Soccer ini dibangun dengan standar nasional dan tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk bermain mini soccer, tetapi juga untuk kegiatan olahraga lain seperti senam. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mendorong pola hidup sehat bagi warga Pekanbaru.

Adapun syarat penggunaan lapangan ini, lanjut Agung, hanya kawasan harus bebas asap rokok. Selain itu, pengguna diwajibkan menjaga kebersihan lingkungan.

“Bebas asap rokok. Masuk bersih, pulang juga bersih. Setiap masuk waktu salat, kegiatan harus berhenti dan melaksanakan salat. Itu syaratnya,” ujarnya.

Agung menegaskan, keberadaan lapangan gratis ini tidak akan mematikan perekonomian pengelola lapangan swasta lainnya, mengingat tingginya animo dan antrean masyarakat untuk bermain mini soccer di Pekanbaru.

“Kalau bisa, kita terus hadirkan fasilitas yang menyenangkan dan bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index