Pemprov Riau Gratiskan Biaya di 44 Sekolah Swasta Cegah Anak Putus Sekolah

Kamis, 25 Juni 2026 | 19:39:23 WIB
Foto: Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. (Dok Diskominfo Riau)

Pekanbaru,sorotkabar.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan komitmen tidak boleh ada anak putus sekolah karena keterbatasan kuota ruangan sekolah. Salah satunya dengan memberikan biaya gratis di 44 sekolah swasta.

Langkah ini ditegaskan SF Hariyanto demi memberi dukungan penuh program Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Swasta jalur afirmasi. Program ini digulirkan untuk memberi akses pendidikan setara bagi siswa kurang mampu dan menekan angka putus sekolah di Riau.

"Pemerintah Provinsi Riau hadir untuk memastikan tidak ada anak Riau yang putus sekolah hanya karena terkendala biaya. Melalui jalur afirmasi di sekolah swasta, kita buka ruang seluas-luasnya bagi anak dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa sekolah," kata Plt Gubri SF Hariyanto di Pekanbaru, Kamis (25/6/2026).

Jalur afirmasi dalam SPMB sekolah swasta memberi kuota khusus bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu. Termasuk calon siswa penyandang disabilitas dan calon siswa yang belum lolos pada pilihan terakhir di sekolah negeri.

SF Hariyanto menyebut data BPS Riau 2025 menunjukkan masih ada siswa SMP yang tidak melanjutkan ke SMA/SMK karena faktor ekonomi. Data itulah yang menjadi rujukan agar sekolah swasta diminta ikut berperan aktif sebagai mitra pemerintah di bidang pendidikan.

"Saya minta sekolah swasta tidak hanya berorientasi bisnis. Ayo kita sama-sama tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa. Jalur afirmasi ini bentuk nyata gotong royong dunia pendidikan," tegasnya.

Untuk mendukung program itu, Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan juga akan mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tambahan bagi sekolah swasta yang menerima siswa afirmasi. Pelajar tak akan dipungut biaya selama 3 tahun pendidikan.

"Kita berikan bantuan pendidikan melalui BOSDA selama tiga tahun pendidikan calon siswa tersebut. Jadi tak ada lagi angka putus sekolah, semua anak di Riau bisa mendapatkan pendidikan yang setara, sekaligus menyukseskan program Prioritas Nasional Wajib Belajar 13 Tahun," katanya.

Untuk diketahui, daya tampung yang tersedia pada SPMB SMA/SMK Swasta jalur afirmasi tersebut sebanyak 2.179 siswa. Jumlah ini berdasarkan pembagian 424 siswa SMA dan 1.755 siswa SMK.(*)

Halaman :

Terkini