Harga Emas Menuju Kenaikan Mingguan Didorong Optimisme Damai AS-Iran

Jumat, 08 Mei 2026 | 21:14:36 WIB
Ilustrasi emas (AP Photo/Jae C. Hong)

AS,sorotkabar.com – Harga emas dunia menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (8/5/2026), dan berada di jalur kenaikan mingguan seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Harapan tercapainya perdamaian dinilai dapat meredakan kekhawatiran inflasi tinggi dan menurunkan tekanan kenaikan suku bunga global.

Sebagai aset safe haven atau lindung nilai saat gejolak global meningkat, emas biasanya mendapat tekanan ketika suku bunga naik. Namun, keyakinan pasar bahwa lonjakan harga akibat perang hanya bersifat sementara kini mulai mendukung pergerakan logam mulia tersebut.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 0,8% menjadi US$ 4.720,42 per ons troi pada pukul 16.19 WIB. Sepanjang pekan ini, harga emas telah menguat sekitar 2,3%, menjadi kenaikan mingguan terbesar sejak 30 Maret 2026.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni naik 0,4% ke level US$ 4.729,80 per ons troi.

perkembangan hubungan AS dan Iran setelah kedua negara sempat saling melancarkan serangan pada Kamis (7/5/2026). Bentrokan tersebut menjadi ujian terbesar terhadap gencatan senjata yang telah berlangsung selama satu bulan.

Meski demikian, Iran menyatakan situasi telah kembali normal, sementara pemerintah AS menegaskan tidak ingin memperluas konflik.

Analis independen, Ross Norman, menilai pasar saat ini mulai memasukkan peluang tercapainya perdamaian AS-Iran ke dalam perhitungan harga aset.

“Pasar saat ini sudah memperhitungkan kemungkinan tercapainya kesepakatan damai AS-Iran, meskipun perjanjian tersebut belum resmi ditandatangani atau disepakati. Karena itu, kita melihat adanya peningkatan kepercayaan di pasar logam mulia,” ujar Norman.

Harga minyak dunia juga diperkirakan turun sekitar 6% sepanjang pekan ini karena investor menilai peluang tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran semakin besar.

Sejak perang dimulai pada akhir Februari 2026, harga emas sebenarnya telah turun lebih dari 10%. Pelemahan itu dipicu lonjakan harga minyak yang meningkatkan kekhawatiran inflasi dan membuat prospek suku bunga global semakin tidak pasti.

Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot melonjak 2,3% menjadi US$ 80,31 per ons troi dan platinum naik 1,5% ke US$ 2.051,31 per ons. Keduanya diperkirakan mencatat kenaikan mingguan. Sementara itu, paladium naik 1,5% menjadi US$ 1.503,77 per ons troi, meski masih berada di jalur penurunan mingguan sekitar 1,3%.(*)

Halaman :

Terkini