Serangan Kilang UEA Picu Ketegangan, RI Dorong Langkah Deeskalasi

Rabu, 06 Mei 2026 | 19:41:49 WIB
Ilustrasi - Distribusi bahan bakar minyak dan gas dari kawasan Timur Tengah ke seluruh dunia. (ANTARA/Anadolu/py.)

Jakarta,sorotkabar.com - Indonesia amat prihatin atas terjadinya serangan rudal dan drone terhadap fasilitas kilang minyak di Fujairah, Uni Emirat Arab (UEA), dan mendesak semua pihak berkonflik di Timur Tengah agar menahan diri dan terus memperjuangkan penurunan ketegangan di kawasan tersebut.

“Indonesia mendesak seluruh pihak untuk menahan diri, menghormati kesepakatan gencatan senjata penuh, dan menjunjung tinggi hukum internasional, termasuk perlindungan terhadap infrastruktur sipil,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui media sosial X, Rabu.

Serangan terhadap kilang minyak tersebut dinilai berisiko meningkatkan ketegangan, melanggar kesepakatan gencatan senjata, serta mengganggu keamanan rantai pasok dan keamanan energi global.

Indonesia mengingatkan bahwa situasi yang memburuk itu dapat mengakibatkan meluasnya dampak konflik hingga ke negara-negara di luar kawasan, tulis Kemlu RI dalam pernyataan tersebut

Indonesia pun menegaskan kembali kesiapan untuk mendukung berbagai upaya penurunan ketegangan di kwasan Timur Tengah dan dialog demi mewujudkan perdamaian serta stabilitas yang berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.

Adapun di tengah eskalasi konflik yang terjadi, para WNI yang masih berada di UEA diminta untuk terus waspada serta mematuhi arahan otoritas setempat.

Halaman :

Terkini