Kesepakatan Energi: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak dari Rusia

Kamis, 23 April 2026 | 20:28:57 WIB
Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo dalam acara Economic Briefing 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (23/4/2026). (ANTARA/Suharsana Aji Sasra J C/aa.)

Dengan demikian, Rusia menjadi alternatif pemasok energi ke Indonesia di tengah krisis energi yang saat ini sedang melanda dunia akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Diwartakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membidik minyak mentah atau crude yang diimpor dari Rusia bisa dikirim ke Indonesia mulai bulan April 2026.

Sementara itu, untuk pembelian LPG dari Rusia, Bahlil menyampaikan masih dalam proses finalisasi. Persentase LPG yang diimpor dari Rusia terhadap total kebutuhan Indonesia pun masih dalam pembahasan.

Langkah-langkah tersebut merupakan strategi pemerintah untuk menjamin keandalan pasokan energi di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu.

“Jadi, harus ada diversifikasi. Insyaallah crude kita akan semakin membaik,” kata Bahlil.(*)

Halaman :

Terkini