Rapat Musprov KONI Riau Ditunda, DPRD Desak Formulasi Aturan Diperjelas

Rabu, 15 April 2026 | 21:59:01 WIB
Sekretaris Komisi V DPRD Riau, Robin PH, Rabu (15/4/2026).

Pekanbaru,sorotkabar.com – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau menunda pembahasan agenda pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau. 

Penundaan rapat bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta perwakilan pengurus cabang olahraga tersebut dilakukan karena materi yang dibahas dinilai sangat krusial dan sensitif.

Keputusan penundaan ini diambil setelah rapat dengar pendapat yang digelar Selasa (14/4/2026) memunculkan perbedaan pandangan terkait mekanisme pelaksanaan Musprov. Perdebatan utama berkisar pada polemik apakah harus melalui tahapan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) untuk membentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) baru, atau langsung menggunakan hasil TPP yang sudah ada tanpa tahapan tersebut.

"Dispora menginginkan dibentuk TPP yang baru, sementara ada yang menginginkan hasil TPP langsung dibawa ke Musprov. Ini yang perlu diputuskan bersama," jelas Sekretaris Komisi V DPRD Riau, Robin PH, Rabu (15/4/2026).

Menghindari perbedaan persepsi yang berpotensi memicu ketegangan, seluruh pihak bersepakat menunda pembahasan hingga 20 April mendatang. Langkah ini ditujukan agar formulasi pelaksanaan musyawarah dapat dirumuskan secara matang dan menghasilkan keputusan yang kondusif bagi semua pihak.

Komisi V menekankan bahwa persiapan Musprov harus dilakukan secara hati-hati mengingat besarnya peran strategis Ketua KONI terpilih ke depan. Pemimpin baru tersebut akan dihadapkan pada tantangan berat dalam mempersiapkan agenda Pra-PON 2027 dan PON 2028, terlebih di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki induk organisasi olahraga tersebut.

Meski terjadi penundaan pembahasan mekanisme, Kepala Dispora Riau, Yurnalis, tetap optimistis pesta demokrasi olahraga daerah ini bisa segera bergulir setelah seluruh kesiapan teknis maupun administrasi dievaluasi.

"Insyaallah, mudah-mudahan di bulan Mei ini bisa dilaksanakan," ungkap Yurnalis. (*) 

Halaman :

Terkini