Komandan Garda Revolusi Iran yang Tutup Selat Hormuz Diduga Tewas

Jumat, 27 Maret 2026 | 22:30:49 WIB
Komandan Garda Revolusi Iran Alireza Tangsiri. (X.com/@APA_English)

Tel Aviv,sorotkabar.com - Israel mengeklaim kembali berhasil menewaskan pejabat tinggi Iran dalam serangan udara terbaru. Seorang pejabat tinggi Israel menyatakan Komandan Garda Revolusi Iran, Alireza Tangsiri, yang disebut bertanggung jawab atas penutupan Selat Hormuz, tewas dalam serangan udara di Bandar Abbas, Iran selatan, pada Kamis (26/3/2026) waktu setempat.

Portal berita Times of Israel mengutip pernyataan pejabat tersebut yang menyebutkan Alireza Tangsiri meninggal dunia dalam serangan itu. Namun, pejabat tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait operasi militer yang dilakukan, dilansir dari Anadolu Agency, Jumat (27/3/2026). Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran maupun militer Israel terkait klaim tersebut.

Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz dilaporkan telah terganggu secara signifikan sejak awal Maret 2026. Jalur pelayaran strategis tersebut biasanya dilalui sekitar 20 juta barel minyak per hari. Gangguan yang terjadi telah meningkatkan biaya pengiriman serta memicu kenaikan harga minyak dunia. 

Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatullah Ali Khamenei.

Sebagai respons atas serangan tersebut, Iran terus melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan wilayah Israel serta sejumlah negara di kawasan, seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer alias lokasi penempatan aset militer AS. 

Serangan tersebut menyebabkan jatuhnya korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta memicu gangguan pada pasar global dan sektor penerbangan internasional.(*)

Halaman :

Terkini