Tanjung Pandan,sorotkabar.com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengingatkan sekolah untuk mengisi kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
?
?"Kami mengingatkan sekolah dapat mengisi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan kegiatan keagamaan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan," kata Kepala Disdikbud Belitung, Tomi Wardiansyah di Tanjungpandan, Kamis.
?
?Menurut dia, berdasarkan Surat Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Dalam Negeri Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pembelajaran di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah bahwa pada 18, 19, 20, dan 21 Februari 2026, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah,Madrasyah, satuan pendidikan anak usia dini atau satuan pendidikan keagamaan.
?
?"Kegiatan pembelajaran secara mandiri selama bulan Ramadhan diharapkan tidak membebani murid dengan pekerjaan rumah (PR) atau proyek yang berlebihan, terutama yang menuntut biaya tambahan besar atau kewajiban penggunaan gawai dan internet ?secara intensif," ujarnya.
?
?Apabila satuan pendidikan memberikan penugasan, lanjut Tomi, diharapkan penugasan tersebut sederhana, menyenangkan, dapat dikerjakan bersama keluarga, dan tidak menimbulkan beban finansial bagi orang tua.
?
?"Dapat dalam bentuk jurnal atau buku saku Ramadhan dengan tetap mengurangi penggunaan internet," katanya.
?
?Selain kegiatan pembelajaran, dapat juga diadakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian siswa.
?
?"Bagi murid yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Al-qur'an, pesantren kilat, kajian Islam, dan kegiatan lainnya yang meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia dan bagi murid yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan ?keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing," ujarnya.
?
?Selain itu, selama Ramadhan, jam masuk sekolah ditetapkan pukul 07.30 WIB dan durasi belajar dikurangi 10 menit dari jadwal hari biasa.
?
?"Kami juga mengimbau pihak sekolah meniadakan upacara bendera serta kegiatan fisik yang dapat memberatkan siswa dalam menjalankan ibadah puasa," katanya.(*)