Siap-siap! Pemerintah Bakal Naikkan Harga Minyakita dalam Waktu Dekat

Siap-siap! Pemerintah Bakal Naikkan Harga Minyakita dalam Waktu Dekat
Siap-siap! Pemerintah Bakal Naikkan Harga Minyakita dalam Waktu Dekat

Pekanbaru,sorotkabar.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan kemungkinan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng merek Minyakita akan mengalami penyesuaian dalam waktu dekat.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan penyesuaian harga Minyakita dipicu kenaikan sejumlah komponen biaya produksi dan distribusi, termasuk harga bahan baku minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang menjadi bahan baku utama.

Budi mengungkapkan keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi tingkat menteri bidang pangan yang digelar di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.

Budi yang akrab disapa Busan mengatakan rencana kenaikan HET Minyakita merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang diselenggarakan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

"Jadi hari ini kita menyepakati akan menaikkan harga eceran tertinggi (HET) untuk Minyakita," ujar Budi dalam konferensi pers di kantornya.

Menurutnya, faktor utama yang mendorong kenaikan biaya produksi adalah meningkatnya harga kemasan plastik akibat lonjakan harga nafta. Selain itu, harga CPO sebagai bahan baku utama minyak goreng juga masih berfluktuasi sehingga memengaruhi struktur biaya produksi.

Budi menjelaskan harga CPO sempat mencapai rata-rata Rp 15.445 per kilogram sebelum kembali turun ke kisaran Rp 14.000 per kilogram.

Meski telah menyepakati kenaikan HET Minyakita, pemerintah belum menentukan besaran kenaikan maupun tanggal pemberlakuannya. Pemerintah masih memantau pergerakan harga CPO untuk memastikan kondisi pasar lebih stabil sebelum mengambil keputusan final.

Menurut Budi, pemerintah akan menetapkan besaran kenaikan HET setelah harga CPO menunjukkan tren yang lebih normal dan stabil.

"Jadi kita akan melihat harganya stabil ya, setelah itu baru ditetapkan berapa angka untuk kenaikan harga eceran tertinggi Minyakita," pungkasnya.(*)

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index