Jatim dan Jateng Dilanda Cuaca Ekstrem Dalam 24 Jam Terakhir Sebabkan Korban Jiwa

Jatim dan Jateng Dilanda Cuaca Ekstrem Dalam 24 Jam Terakhir  Sebabkan Korban Jiwa
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur melakukan penanganan pohon tumbang di Jalan Raya Sumberpasir, Dusun Krajan, Desa Sumbersari, Kecamatan Pakis, Sabtu (31/1/2026). ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Malang

Jakarta,sorotkabar.com -
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam 24 jam terakhir mengakibatkan kerusakan rumah dan fasilitas umum, serta korban jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari di Jakarta, Senin, melaporkan bahwa peristiwa cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu (11/4) sore - Minggu (12/4) malam itu memicu bencana signifikan di sedikitnya lima kabupaten di Jatim dan Jateng.

"Di Grobogan, Semarang, Rembang, Purbalingga, dan Kabupaten Malang," kata dia.

Direktorat Pusat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi sebanyak 28 orang atau 11 keluarga menjadi korban terdampak angin kencang di Desa Banaran, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Semarang.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, angin kencang juga melanda Kabupaten Grobogan. Desa Katong dan Sugihan, Kecamatan Toroh menjadi yang paling terdampak dalam peristiwa ini, dimana sebanyak 24 kepala keluarga terdampak dan kerusakan 24 rumah, dan satu unit rumah toko.(*)

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index