BGN Hentikan Sementara Operasional 49 SPPG Program MBG

BGN Hentikan Sementara Operasional 49 SPPG Program MBG
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (Beritasatu.com/Heru Yustanto)

Jakarta,sorotkabar.com – Sebanyak 49 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk program makan bergizi gratis (MBG) ditangguhkan sementara (suspend) operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pembenahan menyeluruh sistem pelayanan program MBG.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan kebijakan suspend diambil untuk memastikan standar higienitas, keamanan pangan, serta kepatuhan terhadap prosedur operasional tetap terjaga.

"Total SPPG yang saat ini kami suspend sebanyak 49 unit. Ini merupakan bagian dari proses pembenahan dan pengawasan yang terus kami lakukan," ujar Dadan dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (4/3/2026).

Dari total 49 SPPG yang ditangguhkan, empat unit telah diizinkan kembali beroperasi setelah melalui evaluasi dan dinyatakan memenuhi standar yang ditetapkan BGN. Keempatnya berada di Provinsi Bengkulu, Kalimantan Selatan, dan Papua.

Menurut Dadan, penghentian sementara dilakukan apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam aspek operasional, kualitas bahan baku, maupun prosedur keamanan pangan. Selama masa suspend, pengelola SPPG wajib melakukan perbaikan menyeluruh sebelum dapat kembali melayani penerima manfaat Program MBG.

SPPG yang terbukti tidak memenuhi standar langsung dievaluasi dan dihentikan sementara hingga perbaikan dilakukan sesuai ketentuan.

"Prinsipnya bukan semata-mata menghentikan, tetapi memastikan kualitas dan keamanan layanan. Kalau sudah memenuhi standar kembali, tentu kami izinkan beroperasi lagi," katanya.

BGN menegaskan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG akan terus diperketat guna menekan potensi insiden serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap program prioritas pemerintah dalam pemenuhan gizi nasional.(*) 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index