Karantina Sultra Fasilitasi Ekspor 560 kg Kerang Dara Menuju Thailand

Karantina Sultra Fasilitasi Ekspor 560 kg Kerang Dara Menuju Thailand
Kerang dara yang akan diekspor ke Thailan dari Kendari, Sulawesi Tenggara. (ANTARA/HO-Karantina Sultra)

Kendari, sorotkabar.com - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Sulawesi Tenggara (Sultra) memfasilitasi ekspor komoditas perikanan berupa kerang dara sebanyak 19 boks dengan total berat mencapai 560 kilogram menuju negara tujuan Thailand.

Ketua Tim Karantina Ikan Amsal Sallolo saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa sebelum diberangkatkan, seluruh komoditas tersebut wajib menjalani pemeriksaan fisik dan klinis di Instalasi Karantina Ikan milik eksportir.

"Petugas kami melakukan pemeriksaan administrasi untuk memastikan kesesuaian jenis produk dengan dokumen, serta pemeriksaan fisik pada komoditas dan kemasan," kata Amsal Sallolo.

Ia menjelaskan bahwa pengujian laboratorium terhadap patogen Perkinsus olseni pada kerang dara juga dilakukan secara berkala melalui monitoring Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB) atau sesuai dengan permintaan spesifik dari negara tujuan.

"Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan terpenuhi dan dinyatakan sehat, Karantina Sultra menerbitkan Sertifikat Kesehatan Ikan (Health Certificate) sebagai jaminan bahwa produk tersebut aman, bermutu, dan layak dipasarkan di Thailand," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Sultra A. Azhar menegaskan bahwa setiap produk perikanan yang berorientasi ekspor wajib melalui tindakan karantina untuk memastikan kepatuhan terhadap standar internasional.

"Pengawasan ini adalah komitmen kami dalam mendukung kelancaran ekspor komoditas daerah. Dengan prosedur yang tepat, kami memastikan produk asal Sulawesi Tenggara memiliki daya saing tinggi di pasar global," tegas A. Azhar.

Dia menambahkan bahwa fasilitasi ekspor ini diharapkan dapat memotivasi para pelaku usaha perikanan di Sultra untuk terus meningkatkan volume pengiriman komoditas unggulan daerah ke mancanegara.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index