PTPP Tuntaskan Proyek UIN Malang Tahap II

PTPP Tuntaskan Proyek UIN Malang Tahap II
Proyek Pembangunan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahap II yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur. (Beritasatu/Ist)

Jakarta,sorotkabar.com – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menuntaskan Proyek Pembangunan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahap II yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur.

Proyek yang dikerjakan untuk Kementerian Agama tersebut memperoleh dukungan pembiayaan dari Saudi Fund for Development (SFD) serta menerapkan standar tata kelola, pengendalian mutu, dan sistem pelaporan proyek yang ketat sesuai praktik internasional.

Rampungnya proyek ini turut ditandai pencapaian Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia yang memiliki desain bangunan berlafaz Ar-Rahim.

Nilai kontrak proyek tercatat sebesar Rp 674,66 miliar yang mencakup pembangunan gedung dan infrastruktur. Konsep arsitektur tersebut tidak hanya menghadirkan keunikan visual, tetapi juga merefleksikan nilai kasih sayang, kemanusiaan, dan spiritualitas sebagai landasan pendidikan.

Pengembangan tahap II menjadi bagian dari pembangunan kawasan kampus terpadu yang menghadirkan fasilitas akademik, hunian mahasiswa, dan infrastruktur pendukung dalam satu ekosistem terintegrasi.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan Fakultas Teknik, Fakultas Farmasi, Fakultas Kedokteran, asrama mahasiswa, pusat kegiatan keislaman, jaringan jalan utama kawasan, sistem pencahayaan, dinding penahan tanah, hingga pemasangan panel surya untuk mendukung efisiensi energi dan pembangunan berkelanjutan.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, pengembangan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahap II menunjukkan kemampuan PTPP mengelola proyek kawasan dengan tingkat kompleksitas tinggi dan standar tata kelola internasional.

“Perolehan Rekor MURI sebagai perguruan tinggi pertama dengan desain bangunan berlafaz Ar-Rahim menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya menghadirkan fungsi fisik, tetapi juga membawa makna dan nilai sosial,” ujar Joko.

Ia menambahkan proyek tersebut selaras dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan, serta pembangunan berkelanjutan sebagaimana tercermin dalam arah kebijakan pemerintah dan Asta Cita.

Sebagai perusahaan konstruksi terintegrasi, PTPP terus memperkuat kapabilitas operasional melalui pemanfaatan teknologi konstruksi, sistem Enterprise Resource Planning (ERP), serta Building Information Modeling (BIM).

Upaya ini ditujukan untuk memastikan efektivitas pelaksanaan proyek, menjaga kualitas hasil pekerjaan, serta mendukung keberlanjutan pertumbuhan usaha di tengah dinamika industri konstruksi nasional.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index