Jakarta,sorotkabar.com — Pemerintah segera memulai groundbreaking proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di lima lokasi. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan penanganan sampah nasional sekaligus mendukung gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pembangunan PSEL menjadi strategi penting untuk mengelola sampah secara rasional, sekaligus menghasilkan energi listrik.
“Pertama perlu kecepatan penanganan sampah secara rasional dengan gerakan yang sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden, yaitu gerakan Indonesia ASRI, aman, sehat, resik, dan indah,” kata Zulhas dalam Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Lima lokasi yang akan dipercepat pembangunan PSEL antara lain Kota Bekasi, Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar, dan Legok Nangka, Jawa Barat. Selain itu, sembilan lokasi tambahan akan menyusul, termasuk Jakarta, Lampung, dan Tangerang.
Zulkifli menambahkan, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi dalam pengolahan sampah. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk melakukan kajian dan menyiapkan teknologi pengolahan sampah sesuai kebutuhan daerah.
“Kampus-kampus kita sudah bisa membuat alat dengan berbagai kapasitas. BRIN dan perguruan tinggi diminta melakukan pendataan agar daerah, BUMN, maupun pihak terkait dapat memesan atau menggunakan teknologi tersebut untuk menyelesaikan persoalan sampah secara tuntas,” katanya.
Dengan proyek ini, pemerintah berharap penanganan sampah menjadi lebih efektif sekaligus mendukung produksi energi listrik ramah lingkungan, sejalan dengan target gerakan Indonesia ASRI.(*)