Pekanbaru,sorotkabar.com – Tim Riau Anti Geng dan Anarkisme (Raga) Polresta Pekanbaru melaksanakan patroli skala besar pada Ahad (25/1/2026) dini hari.P
Dari patroli itu, petugas berhasil mengamankan 28 unit sepeda motor kenalpot brong.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, mengatakan Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan masyarakat dari potensi gangguan geng motor dan aksi anarkisme di sejumlah titik rawan Kota Pekanbaru.
"Patroli tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Muharman.
Ia menjelaskan, kehadiran Tim Raga tidak hanya berfokus pada penindakan tetapi juga mengedepankan upaya persuasif dengan merangkul kalangan remaja agar terlibat dalam kegiatan yang bersifat positif.
Dalam pelaksanaannya, Tim Raga bersama personel Satlantas Polresta Pekanbaru menyisir sejumlah ruas jalan dan kawasan yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.
Rute patroli meliputi Jalan Ahmad Yani, Jalan Riau, kawasan Stadion Utama, Nangka Ujung, Jalan Soekarno Hatta, Stadion Rumbai, hingga Jembatan Siak IV. Selain patroli mobile dan pengawasan statis, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, petugas memberikan imbauan kamtibmas serta mengajak warga untuk berperan aktif melaporkan potensi tindak pidana, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), maupun peredaran narkoba.
Tim Raga turut melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Sebanyak 28 unit sepeda motor diamankan karena menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong yang dinilai mengganggu kenyamanan dan ketenangan masyarakat, khususnya pada malam hari.
Muharman menegaskan, terhadap pemilik kendaraan tersebut diberikan sanksi tilang. Sepeda motor akan ditahan hingga pemilik mengganti knalpot dengan yang sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Melalui patroli ini, Muharman berharap situasi keamanan di Kota Madani tetap kondusif, sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku balap liar dan geng motor agar tidak melakukan tindakan yang meresahkan dan merugikan ketertiban umum.(*)