FBI Tangkap Eks Atlet Olimpiade Kanada yang Diduga Otak Kartel Narkoba

FBI Tangkap Eks Atlet Olimpiade Kanada yang Diduga Otak Kartel Narkoba
Ryan Wedding. (AP Photo/Damian Dovarganes)

Meksiko,sorotkabar.com – Federal Bureau of Investigation (FBI) menangkap mantan atlet seluncur salju Olimpiade asal Kanada, Ryan Wedding, yang diduga menjadi otak kartel narkoba internasional di Meksiko. Wedding ditangkap pada Jumat (23/1/2026) waktu setempat dan langsung dibawa ke Amerika Serikat (AS).

Setelah ditangkap, pada Jumat (23/1/2026) waktu setempat, FBI membawa mantan atlet berusia 44 tahun itu ke AS atas tuduhan perdagangan kokain dan pembunuhan. Namun FBI tak memberikan detail lebih lanjut tentang bagaimana Wedding ditangkap.

“Dia adalah Pablo Escobar modern,” kata kepala FBI Kash Patel dalam konferensi pers, merujuk pada pemimpin kartel terkenal asal Kolombia, Escobar.

Patel menjelaskan, Wedding diduga memiliki hubungan erat dengan kartel Sinaloa yang selama ini melindungi persembunyiannya di Meksiko. Wedding diketahui telah bersembunyi di negara tersebut selama lebih dari satu dekade. Dalam upaya penangkapannya, FBI bahkan sempat menawarkan hadiah sebesar US$ 15 juta bagi siapa pun yang memberikan informasi tentang keberadaannya.

Mengutip Al Jazeera, Sabtu (24/1/2026), FBI menyebut Wedding secara keseluruhan mengendalikan operasi perdagangan narkoba ilegal yang menghasilkan lebih dari US$ 1 miliar per tahun.

“Orang ini dan organisasinya di kartel Sinaloa telah membanjiri jalanan Amerika Utara dengan narkotika dan membunuh terlalu banyak anak-anak muda kita serta merusak terlalu banyak warga negara AS,” tegasnya. 

Sementara itu, Asisten Direktur Kantor Lapangan FBI Los Angeles Akil Davis mengatakan, Wedding yang memiliki sejumlah nama samaran, seperti “El Jefe”, “Giant”, dan “Public Enemy”, dijadwalkan menjalani sidang perdana di pengadilan AS pada Senin (26/1/2026).

Davis menambahkan, sebanyak 36 orang yang terkait dengan jaringan perdagangan narkoba Wedding juga telah ditangkap. Selain itu, aparat menyita aset bernilai puluhan juta dolar AS, termasuk kendaraan mewah, karya seni bernilai tinggi, hingga perhiasan.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index