Serapan Dana PIP Rendah, Kadisdik Riau Cari Penyebabnya

Serapan Dana PIP Rendah, Kadisdik Riau Cari Penyebabnya
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Erisman Yahya,

Pekanbaru,sorotkabar.com – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyatakan akan segera menelusuri penyebab rendahnya serapan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang hingga kini baru mencapai 23 persen.

Hal tersebut disampaikan Erisman usai rapat bersama Komisi V DPRD Riau, Senin (12/1/2026). Ia mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dalam waktu dekat dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Seperti yang sudah kami sampaikan dalam rapat tadi, kami akan segera mencari tahu persoalan sebenarnya ada di mana. Karena itu, dalam 1–2 hari ke depan kami akan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh stakeholder, mulai dari Dinas Sosial, pihak sekolah, hingga bank penyalur, untuk melihat di mana kendalanya,” ujar Erisman.

Ia menambahkan, langkah cepat perlu dilakukan mengingat batas akhir penyaluran dana PIP masih tersedia hingga 31 Januari 2026.

“Masih ada waktu sampai 31 Januari. Itu sebabnya kami akan bergerak cepat agar persoalan ini bisa diselesaikan,” katanya.

Saat ditanya apakah rendahnya serapan disebabkan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, Erisman menegaskan bahwa PIP bukanlah program baru. Program tersebut telah berjalan cukup lama sejak era Presiden Joko Widodo.

“PIP ini bukan program baru. Kami optimistis penyalurannya di Riau bisa dituntaskan sebelum batas waktu 31 Januari 2026,” pungkasnya. (*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index