Gelombang Pasang Ekstrem Ubah Jalanan California Jadi Sungai

Gelombang Pasang Ekstrem Ubah Jalanan California Jadi Sungai
Kakak beradik Connor dan Brett Cardinal, serta teman mereka Eli Ferrell mendayung kayak melewati jalur Mill Valley-Sausalito yang tergenang banjir saat air pasang di Mill Valley, California, Sabtu, 3 Januari 2026. (AP/AP)

San Francisco,sorotkabar.com –  Gelombang pasang tinggi yang disertai hujan lebat menyebabkan banjir terparah dalam beberapa dekade di wilayah Teluk San Francisco, Amerika Serikat. 

Sejumlah akses jalan terputus, sementara petugas darurat terpaksa mengevakuasi warga yang terjebak di dalam kendaraan mereka.

Hingga Minggu (4/1/2026) waktu AS, sedikitnya lima wilayah di California bagian utara masih berada di bawah peringatan banjir. Curah hujan diperkirakan mencapai 7,6 sentimeter hingga malam hari di sejumlah kawasan yang telah terendam sejak Natal. Di wilayah pegunungan, hujan salju setebal sekitar 30 sentimeter diperkirakan turun.

Banjir ini dipicu oleh ketinggian air pasang tertinggi dalam setahun, fenomena yang dikenal sebagai “pasang raja” (king tide). Di pesisir San Francisco, ketinggian air banjir saat pasang raja pada 3 Januari mencapai 60 sentimeter, tertinggi sejak 1998.

“Ini mendekati rekor tertinggi untuk wilayah Teluk San Francisco,” kata Kachel Kennedy, ahli meteorologi dari National Weather Service (NWS), kepada SF Gate.

Laporan banjir datang dari berbagai wilayah, termasuk Marin, Sonoma, Alameda, San Mateo, dan San Francisco. Pada 3 Januari 2026, Departemen Pemadam Kebakaran San Francisco menyelamatkan seorang warga yang terlihat berpegangan pada tali di tengah arus banjir. Di beberapa lokasi, warga bahkan terlihat mendayung kayak di sepanjang jalan yang terendam, sementara lainnya berjalan menembus air setinggi lutut.

Sejumlah kendaraan dilaporkan terjebak banjir dengan ketinggian air mencapai 90 hingga 120 sentimeter.

“Saya pernah melihat banjir besar sebelumnya, tetapi saya belum pernah melihat air naik setinggi ini. Belum pernah,” ujar Jeremy Hager, warga San Rafael.
Kesaksian serupa disampaikan warga lainnya.

“Ini pemandangan terburuk yang pernah saya lihat. Semua orang panik, tidak ada yang tahu cara mengemudi. Saya melihat sebuah mobil dengan air setinggi jendela di dekat Holiday Inn,” kata Julia Pfahl (36), karyawan toko selancar setempat, kepada San Francisco Chronicle.

Dampak cuaca ekstrem juga terasa hingga California bagian selatan. Hujan deras membanjiri landasan pacu Bandara Santa Barbara County, memaksa seluruh penerbangan dari dan menuju bandara tersebut dibatalkan.

Otoritas cuaca memperkirakan hujan masih akan melanda wilayah California utara dan selatan dalam beberapa hari ke depan.

“Jutaan orang di California mengalami salah satu awal musim dingin terbasah dalam sejarah,” tulis Collin McCarthy, pelacak badai, melalui platform X.(*) 
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index