Khawatir Konflik Venezuela Meluas, DPR Minta WNI Dievakuasi

Khawatir Konflik Venezuela Meluas, DPR Minta WNI Dievakuasi
Asap mengepul di bandara La Carlota setelah ledakan dan suara pesawat terbang rendah terdengar di Caracas, Venezuela, pada Sabtu 3 Januari 2026. (AP Photo/Matias Delacroix)

Jakarta,sorotkabar.com - Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menyatakan kekhawatirannya terhadap potensi meningkatnya konflik di Venezuela menyusul penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Ia menilai situasi tersebut dapat memicu eskalasi politik dan keamanan yang lebih luas di kawasan Amerika Latin.

Dave menyoroti langkah Amerika Serikat yang secara terbuka mengambil alih pemerintahan Venezuela dengan menunjuk Delcy Rodríguez sebagai pemimpin ad interim. Menurutnya, kondisi ini berisiko memperuncing ketegangan domestik dan internasional.

“Situasi tersebut berpotensi menimbulkan eskalasi lebih lanjut yang dapat memengaruhi stabilitas kawasan Amerika Latin maupun hubungan internasional secara lebih luas,” ujar Dave saat dihubungi, Senin (5/1/2026).

Politikus Partai Golkar itu meminta pemerintah Indonesia segera menyiapkan langkah antisipatif, termasuk skenario evakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela, apabila kondisi keamanan terus memburuk.

Ia juga mendorong agar WNI di Venezuela secara aktif melapor dan menjalin komunikasi dengan perwakilan RI setempat. Dave mengingatkan adanya kemungkinan tindakan militer lanjutan oleh Amerika Serikat, mengingat Delcy Rodríguez disebut tidak sepenuhnya tunduk terhadap tekanan Presiden AS Donald Trump.

“Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri perlu memastikan komunikasi yang intensif dengan perwakilan RI di Caracas serta menyiapkan langkah kontinjensi, termasuk evakuasi apabila kondisi keamanan memburuk,” katanya.

Selain itu, Dave menekankan pentingnya penyampaian informasi yang jelas dan berkelanjutan kepada WNI agar mereka merasa terlindungi dan memahami prosedur yang harus ditempuh dalam situasi darurat.

“Serta memberikan informasi yang jelas dan berkesinambungan kepada WNI agar mereka merasa terlindungi dan memahami langkah yang harus ditempuh,” pungkasnya.(*)

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index