Solo,sorotkabar.com — Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, menyemangati para atlet voli pantai putra dan putri yang akan bertanding pada SEA Games ke-33 di Thailand, Desember 2925. Ia menegaskan perjuangan mereka pada ajang internasional itu merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa.
“Apa yang kalian lakukan di SEA Games Thailand adalah bagian dari bela negara. Kalian membawa harapan jutaan rakyat untuk melihat Merah Putih berkibar dan Indonesia Raya berkumandang,” ujar Imam dalam acara pelepasan Timnas Voli Pantai di Solo.
Kepala Seksi Voli Pantai PP PBVSI, Slamet Mulyanto, melaporkan persiapan tim sudah berlangsung sejak Mei 2025. Selama pemusatan latihan, tim menjalani sejumlah uji tanding di Vietnam dan Taipei. Khusus tim putra, tambahan try out dilakukan di China dan Filipina.
“Dari rangkaian latihan dan try out, kami melakukan evaluasi teknik dan fisik atlet. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan,” ungkap Slamet.
Indonesia memiliki tradisi kuat pada cabang voli pantai SEA Games. Sejak meraih emas pertama pada 1997 di Jakarta, tim putra terus mempertahankan prestasi hingga edisi 2023 di Kamboja. Sementara tim putri, setelah meraih emas pada 1997, sejauh ini baru mampu mengulang pencapaian perak pada edisi-edisi berikutnya.
“Tim putra siap mempertahankan emas. Untuk tim putri, targetnya meraih emas, tetapi minimal menjaga tradisi perak,” tegas Slamet.
Untuk SEA Games 2025, komposisi tim nasional terdiri dari:
Putra Indonesia 1: Sofyan dan Bintang
Putra Indonesia 2: Danang dan Yosi
Putri Indonesia 1: Tika dan Desi
Putri Indonesia 2: Yoshepine dan Sheila
Asisten Manajer Timnas Voli Pantai, Wiji Hastuti, optimistis dengan peluang Indonesia. Menurutnya, Thailand masih menjadi lawan terberat. “Hampir setiap final mempertemukan kita dengan Thailand. Jika tim putra bisa menaklukkan mereka, peluang mempertahankan emas sangat besar,” jelas Wiji, yang akrab disapa Tutek.
“Untuk tim putri, dengan kondisi saat ini, perak seharusnya bisa dipertahankan, dan peluang meraih emas juga tetap terbuka,” tambahnya.(*)