Warga Pekanbaru Keluhkan Harga Kebutuhan Pokok Tinggi

Senin, 18 Mei 2026 | 21:05:40 WIB
Warga Pekanbaru Keluhkan Harga Kebutuhan Pokok Tinggi

Pekanbaru,sorotkabar.com - Lembaga Survei Opini Rakyat mengungkap persoalan ekonomi masih menjadi keluhan utama masyarakat Kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil survei terbaru, tingginya harga kebutuhan pokok menjadi persoalan yang paling banyak dirasakan warga.

Ketua Lembaga Survei Opini Rakyat Adlin yang juga merupakan Dosen di Universitas Riau mengatakan, survei tersebut dilakukan untuk memotret kondisi ekonomi yang tengah dihadapi masyarakat Pekanbaru.
Pengumpulan data berlangsung sejak 24 April hingga 16 Mei 2026.

“Mayoritas masyarakat Pekanbaru mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok. Selain itu, pendapatan rumah tangga yang belum mencukupi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan stabil juga menjadi persoalan utama warga,” ujar Adlin Senin (18/5/2026).

Survei ini melibatkan 45 mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau sebagai pengumpul data lapangan. Sebanyak 450 warga Pekanbaru yang telah memiliki hak pilih diwawancarai dalam survei tersebut, terdiri dari 225 laki-laki dan 225 perempuan.

Metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling yang dilakukan di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru. Survei ini memiliki sampling error sebesar 5 persen dengan margin of error 5 persen.

"Hasil survei menunjukkan sebanyak 41,78 persen responden mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok. Kemudian 21,11 persen menyebut pendapatan rumah tangga tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari," paparnya.

Selanjutnya, 19,78 persen responden mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan stabil. Sebanyak 9,78 persen lainnya mengeluhkan tingginya biaya kesehatan dan pendidikan.

Selain itu, 4,22 persen responden menyampaikan persoalan ekonomi lainnya, sementara 2,89 persen mengaku terbebani utang atau cicilan keluarga. Adapun 0,44 persen responden tidak memberikan jawaban.

Adlin berharap hasil survei tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah dan pihak terkait untuk mencari solusi terhadap persoalan ekonomi masyarakat.

“Semoga persoalan ekonomi, terutama tingginya harga kebutuhan pokok, penghasilan warga yang belum mencukupi, dan masalah pekerjaan mendapat perhatian serta solusi dari Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemerintah Provinsi Riau, dan pihak terkait lainnya,” tutupnya.(*)

Halaman :

Terkini