Masyarakat Diminta Lengkapi Imunisasi Anak, Dinkes Riau Gencarkan Edukasi hingga Desa

Jumat, 10 April 2026 | 21:51:29 WIB
Ilustrasi Mediacenter

Pekanbaru,sorotkabar.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau terus memperkuat upaya peningkatan cakupan imunisasi sebagai langkah strategis melindungi anak-anak dari penyakit menular sekaligus menyiapkan generasi masa depan yang sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, menegaskan imunisasi memiliki peran penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

“Imunisasi bukan hanya melindungi individu, tetapi juga menjadi investasi besar dalam pembangunan kesehatan masyarakat dan masa depan generasi bangsa,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (10/4/2026).

Ia menyampaikan, capaian imunisasi dasar lengkap di Provinsi Riau pada tahun 2025 telah mencapai 78,16% dari sasaran 115.739 anak di bawah usia satu tahun. Angka tersebut menunjukkan progres yang baik, sekaligus menjadi dasar untuk terus meningkatkan jangkauan layanan.

“Capaian Imunisasi Dasar Lengkap Provinsi Riau tahun 2025 sebesar 78,16% dengan sasaran 115.739 jiwa anak di bawah usia satu tahun dari target 100%,” jelasnya.

Menurutnya, imunisasi merupakan langkah preventif paling efektif dalam melindungi anak dari penyakit berbahaya seperti campak, difteri, dan pertusis.

“Imunisasi adalah salah satu langkah preventif yang paling efektif untuk melindungi masyarakat, terutama anak-anak, dari berbagai penyakit menular yang berbahaya,” katanya.

Zulkifli menekankan pentingnya penyampaian informasi yang benar dan berbasis eviden untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan cakupan imunisasi membutuhkan kolaborasi lintas sektor hingga ke tingkat desa.

“Melihat tantangan tersebut, kita sadar bahwa untuk meningkatkan cakupan imunisasi di lapangan, kita memerlukan sinergi yang erat antara tenaga kesehatan, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat termasuk Tim Pendamping Keluarga yang ada di setiap desa se Provinsi Riau,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setiap pihak memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.

“Para tenaga kesehatan memiliki pengetahuan teknis yang mendalam mengenai imunisasi, sementara perangkat desa, Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga dan tokoh masyarakat memiliki pengaruh yang besar untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat luas,” tambahnya.

Zulkifli optimistis, melalui kolaborasi yang kuat dan edukasi berkelanjutan, cakupan imunisasi di Riau akan terus meningkat dan memberikan perlindungan optimal bagi anak-anak.

“Saya ingin mengajak kita semua untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan penuh semangat. Tidak ada yang lebih berharga daripada melihat generasi mendatang tumbuh sehat dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” tutupnya.

Sebagai bagian dari penguatan upaya tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Riau sehari sebelumnya, Kamis (9/4/2026), menggelar webinar dalam rangka memperingati Pekan Imunisasi Dunia 2026 bertema “Informasi Tepat, Imunisasi Lengkap, Lindungi Masa Depan” di Gedung RCC Provinsi Riau.

Kegiatan ini diikuti 820 peserta dari target 1.000 orang, yang terdiri dari petugas imunisasi puskesmas, perangkat desa/kelurahan, penyuluh keluarga berencana, serta Tim Pendamping Keluarga se-Provinsi Riau.

Webinar tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat serta pemangku kepentingan mengenai pentingnya imunisasi sepanjang siklus hidup, menyebarluaskan informasi yang benar dan berbasis eviden untuk menangkal misinformasi, mendorong peningkatan cakupan imunisasi lengkap, serta memperkuat kewaspadaan dan respons terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mencegah penyakit seperti campak dan penyakit menular lainnya, sekaligus mendorong terwujudnya generasi yang sehat dan terlindungi.

Webinar menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Mei Neni Sitaresmi sebagai pakar tumbuh kembang anak dari RSUP dr. Sardjito/FK-KMK Universitas Gadjah Mada, Mhd. Irzal, Ibnu Sina, serta Kepala Desa Kepau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Lisanor.(*) 
 

Terkini