Legislator Dorong Pemkab Situbondo Tambah Kuota Beasiswa SD/SMP

Rabu, 08 April 2026 | 21:13:24 WIB
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo Janur Sasra Ananda di Situbondo

Situbondo,sorotkabar.com -
Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mendorong pemerintah daerah setempat menambah kuota beasiswa untuk tingkat SD dan SMP sebagai upaya mengurangi angka anak tidak sekolah (ATS) yang saat ini mencapai 5.828 anak.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo Janur Sasra Ananda di Situbondo, Rabu, menyampaikan, berdasarkan data Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen sebanyak 5.828 anak usia sekolah tidak mendapatkan pendidikan secara layak sehingga mereka tidak sekolah.

"Oleh karena itu kami meminta pemerintah daerah menambah kuota beasiswa bagi siswa SD dan SMP untuk mengurangi angka anak tidak sekolah dan putus sekolah," kata dia.

Menurut Janur, ada berbagai macam penyebab ribuan anak usia sekolah tidak sekolah, di antaranya terkait masalah ekonomi, pernikahan dini dan juga terkait dengan catatan sipil, seperti berkas-berkas pernikahan sah orang tua siswa.

Dalam rapat dengar pendapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025 dengan Dinas Pendidikan, lanjut dia, Komisi IV DPRD merekomendasikan langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh Dinas Pendidikan bersinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

"Terus terang kami minta data pembanding dari Dinas Pendidikan tidak ada, mereka belum punya data valid, dan data itu hanya dari data Pusdatin terkait angka anak tidak sekolah," kata Janur Sasra Ananda.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo Sopan Efendi menyebutkan kuota beasiswa untuk siswa SD dan SMP rentan putus sekolah berupa bantuan pada tahun ini 849 siswa.

"Untuk siswa SD kuotanya 519 siswa dan SMP 330 siswa, masing-masing siswa rentan putus sekolah mendapatkan bantuan uang Rp100.000 per siswa per bulan selama lima bulan untuk SD, dan SMP Rp150.000 per siswa per bulan," ujarnya.(*)

Halaman :

Terkini